Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyerahkan kunci hunian tetap (huntap) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat. Penyerahan ini dilakukan pada Jumat (10/7/2026) oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, di beberapa lokasi seperti Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kota Padang Panjang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan dan menyediakan tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak.
Penyerahan kunci ini menandai fase awal dari program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dilakukan oleh BNPB di wilayah Sumatra. Di Kota Padang, Rustian bersama Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyerahkan satu unit huntap di Kampung Tanjung, Kecamatan Kuranji. Maigus berharap BNPB dapat segera membangun tambahan 22 unit huntap beserta fasilitas sumur bor untuk warga lainnya.
Huntap Mandiri untuk Percepatan Pemulihan
BNPB menyediakan dua skema pembangunan huntap, yaitu huntap komunal dan huntap mandiri. Pada skema huntap komunal, pemerintah daerah bertanggung jawab menyediakan lahan, sementara BNPB melaksanakan pembangunan. Sedangkan pada skema huntap mandiri, masyarakat dapat membangun rumah di atas lahan milik sendiri, mempercepat proses pembangunan.
Di Sumatra Barat, pembangunan huntap mandiri dilakukan dengan teknologi SEPABLOCK dari PT Semen Padang. Teknologi ini memungkinkan pembangunan yang lebih cepat, ramah gempa, dan ramah lingkungan. Target pembangunan huntap mandiri di Sumatra Barat mencapai 695 unit, dengan rincian di berbagai kabupaten dan kota.
Komitmen Berkelanjutan BNPB
BNPB menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan hunian tetap dan melanjutkan rehabilitasi pascabencana di Sumatra. Sinergi pemerintah pusat, BNPB, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci penerapan prinsip “Build Back Safer and Better” bagi masyarakat terdampak bencana.
Rustian mengingatkan para penerima manfaat untuk segera menempati rumah yang telah dibangun. “Rumah ini harus segera ditempati agar manfaatnya bisa dirasakan,” ujar Rustian. Selain itu, BNPB juga berencana untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan proses pembangunan huntap di masa mendatang.


















