34 Tenaga Medis di Puskesmas Long Ikis Reaktif Corona, Puskesmas Ditutup Sementara

  • Whatsapp
Amir Faisol Jubir gugus tugas penanggulangan covid-19 Kabupaten Paser.
Amir Faisol Jubir gugus tugas penanggulangan covid-19 Kabupaten Paser. (Foto: Istimewa)

HeadLine.co.id (Samarinda) – 34 tenaga medis di Puskesmas Long Ikis menjalani karantina guna menghindari penyebaran covid-19. Pihak puskesmas pun menghentikan pelayanan untu sementara sejak hari ini. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak.

“Berdasarkan laporan tim Gugus Tugas Kabupaten Paser, Bapak Amir Faisol melalui video conference mengatakan bahwa penutupan Puskesmas Long Ikis sifatnya sementara. Dan 34 petugas kesehatan kita yang hasil rapit test-nya reaktif dan saat ini mereka melakukan karantina di tempat itu,” ucapnya pada Jumat (1/5).

Baca juga: Bupati Garut Sebut Wilayahnya Akan Terapkan PSBB Parsial Mulai 6 Mei Mendatang

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, Andi mengarahkan supaya berobat ke puskesmas terdekat yakni puskesmas Kayungo, Puskesmas Long Gelang, atau Puskesmas Long Kali.

Lebih lanjut Andi menjelaskan para petugas medis sempat menangani satu pasien yang terkonfirmasi positif virus Corona beberapa waktu lalu.

Baca juga: Update Perkembangan Kasus Corona di Jateng, 750 Positif dan 125 Sembuh

“Berdasarkan tracing atau penelusuran terhadap pasien terkonfirmasi positif COVID-19 Kabupaten Paser nomor 2 atau Psr 2 (23) asal Kecamatan Long Ikis, pasien sejak tanggal 21 Maret sempat secara rutin datang ke puskesmas dan baru tanggal 5 April pasien dites hasilnya reaktif dan kemudian diisolasi di Rumah Sakit Panglima Sebaya Paser,” tambah Andi.

Baca juga: Kapolri Rotasi 271 Perwira Tinggi dan Menengah, Salah Satunya Kadiv Humas Polri

Pasien tersebut punya riwayat perjalanan ke Balikpapan, Samarinda selama 16 hari. Dia juga mengalami keluhan demam, batuk, dan nyeri tenggorokan. Namun dia tidak melapor ke puskesmas perihal riwayat perjalananya.

Puskesmas Long Ikis mempunyai 60 petugas kesehatan dan hasil rapid test menyatakan ada 34 petugas yang hasilnya reaktif. Kadinkes Paser memutuskan puskesmas ditutup sementara untuk menghindari penyebaran COVID-19.

Baca juga: Jokowi Optimis Tahun 2021 Pemulihan Ekonomi Pasca Dihantam Pandemi Covid-19

Andi mengharapkan para petugas kesehatan, terutama petugas kesehatan tingkat pertama, sudah mempersiapkan diri dan antisipatif terhadap COVID-19. Dia meminta para petugas medis minimal menggunakan alat pelindung diri level 1, seperti masker bedah, sarung tangan, dan face shield, pada saat memeriksa pasien.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *