Headline.co.id, Yogyakarta ~ Dua atlet muda Indonesia, Sarah Azra Handono dan Nathanael Athanasius Edwin, menargetkan podium dalam ajang Asian Modern Pentathlon Championship (AMPC) U17 & U19 2026 yang akan diselenggarakan di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta. Keduanya akan berlaga di kategori U-17 dan bertekad memberikan penampilan terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah Asia.
Sarah Azra menyatakan motivasinya untuk tampil maksimal setelah mendapat kepercayaan memperkuat tim Modern Pentathlon Indonesia (MPI) dalam kejuaraan tersebut. “Pengennya sih juara, namun intinya aku akan berusaha semaksimal mungkin karena sudah dipercaya memperkuat Squad MPI di kejuaraan ini,” ungkap Sarah dalam keterangan tertulis yang diterima , Senin (11/4/2026).
Atlet kelahiran Jakarta pada 25 Februari 2012 ini menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi persaingan ketat dari atlet-atlet Asia seperti Kirgistan, Kazakhstan, China Taipei, hingga Thailand. Meski baru berusia 14 tahun, Sarah dinilai memiliki potensi besar berkat pembinaan yang dijalani bersama Klub Tiger Modern Pentathlon Jakarta (TMPJ) serta dukungan penuh dari keluarga. Siswi kelas VIII SMP Negeri 11 Jakarta ini sebelumnya mencuri perhatian setelah meraih enam medali emas pada Kejuaraan Provinsi MPI DKI Jakarta 2025 dari nomor Triathle, Biathle, dan Laser Run, baik individual maupun mix.
Nathanael Athanasius Edwin, yang juga akan berlaga di kategori U-17, menyatakan bahwa AMPC 2026 merupakan momentum penting untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di level internasional. “Ini adalah kesempatan baik aku turun di kategori AMPC U-17, jadi aku ingin menorehkan hasil optimal,” kata Nathanael. Atlet kelahiran 17 Agustus 2011 ini juga sukses meraih enam medali emas pada Kejurprov MPI DKI Jakarta 2025 bersama Sarah.
Pelatih Klub Tiger Modern Pentathlon Jakarta, Jusup Prianto, yang akrab disapa Coach Piem, menyatakan bahwa kedua atlet memiliki peluang besar meraih medali bagi Indonesia. “Di atas kertas, Sarah dan Nathan memiliki potensi untuk meraih medali di kategori U-17 AMPC 2026,” ujarnya. Selain Sarah dan Nathanael, atlet Tiger Modern Pentathlon lainnya, Belhgrano Deeyren, juga akan tampil di kategori U-19.
Coach Piem berharap para atlet muda Indonesia mampu menunjukkan performa terbaik sekaligus memperkuat regenerasi olahraga modern pentathlon nasional di tingkat Asia. Keikutsertaan atlet muda Indonesia dalam ajang internasional ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia unggul melalui pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini, sebagaimana tercermin dalam agenda Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ajang AMPC 2026 juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengalaman bertanding atlet muda Indonesia agar mampu bersaing secara kompetitif di level internasional sekaligus memperkuat ekosistem olahraga modern pentathlon nasional.




















