Headline.co.id, Bantul ~ Seorang pria berinisial M ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kos di wilayah Glondong, RT 06, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Jumat (8/5/2026) pagi. Korban diketahui merupakan karyawan swasta asal Gunung Putri, Bogor. Penemuan jasad korban bermula saat rekannya mendatangi kamar kos karena korban sejak malam sebelumnya tidak dapat dihubungi. Polisi bersama tim medis kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi dan memastikan korban telah meninggal dunia.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu saksi bernama Asrori Maula mendatangi kos milik Laily untuk mengecek kondisi korban.
“Sekitar pukul 09.15 WIB saksi memanggil nama korban di kamar kos namun tidak ada jawaban. Kemudian saksi mengintip melalui pintu kamar yang terbuka seperempat dan melihat korban sudah tergeletak di lantai,” ujar Iptu Rita Hidayanto kepada headline.co.id.
Setelah mengetahui kondisi tersebut, saksi langsung memanggil pemilik kos dan warga sekitar untuk melakukan pengecekan. Warga kemudian memastikan korban telah meninggal dunia sebelum melaporkan kejadian itu ke Polsek Banguntapan.
Petugas dari Polsek Banguntapan bersama sejumlah unit terkait langsung mendatangi lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Polisi kemudian berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis dari Puskesmas Banguntapan 2 untuk melakukan pemeriksaan di tempat kejadian perkara.
Dalam penanganan kejadian tersebut, sejumlah personel diterjunkan, mulai dari Pawas Polsek Banguntapan, Unit Reskrim, Unit Sabhara, Unit Intelkam, Sat Reskrim Polres Bantul, Tim Inafis Polres Bantul, hingga petugas medis dan ambulans Lazisqu.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya pendarahan pada telinga sebelah kanan korban. Namun demikian, polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Menurut keterangan petugas Puskesmas Banguntapan 2, dr. Joko menyampaikan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari dua jam dan tidak sampai delapan jam,” kata Rita.
Pihak keluarga disebut telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak mempermasalahkan peristiwa itu. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban kemudian dibawa menggunakan ambulans Lazisqu menuju rumah duka di wilayah Paliyan, Gunungkidul.






















