Headline.co.id, Lombok Tengah ~ Kesenjangan akses digital di sektor pendidikan menjadi perhatian utama dalam kunjungan kerja Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) di Nusa Tenggara Barat (NTB). Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menegaskan komitmen kementerian untuk meningkatkan infrastruktur internet di Yayasan MTs Hidayatul Athfal, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Hal ini disampaikan Ismail saat merespons aspirasi pengelola yayasan dalam acara Forum Sahabat Tunas bertema “Cerdas Sehat Terlindungi”, Selasa (5/5/2026).
Pihak sekolah menyatakan bahwa koneksi internet yang stabil sangat penting bagi 171 siswa untuk melaksanakan pembelajaran interaktif dengan tenaga pendidik dari luar daerah. “Kami memahami betapa pentingnya akses internet yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar,” ujar Ismail di hadapan para pengurus yayasan dan siswa. Ismail mengakui bahwa penyediaan fasilitas digital yang memadai adalah kunci pembangunan sumber daya manusia di Lombok.
Meskipun belum memberikan janji teknis secara spesifik, Ismail menegaskan bahwa peningkatan kualitas jaringan di madrasah tersebut kini telah masuk dalam radar pemantauan kementerian. Selain masalah infrastruktur, Ismail juga mengingatkan bahwa penyediaan akses internet harus dibarengi dengan perlindungan bagi siswa. Ia menyoroti kerentanan remaja di bawah 16 tahun terhadap ancaman ruang digital yang berkelindan dan di satu sisi terdapat manfaat teknologi. “Kami juga harus memastikan bahwa anak-anak kita aman saat menggunakan internet,” tambahnya.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, jajaran pemerintah daerah, serta tokoh pendiri yayasan Tuan Guru Haji Muhammad Tahir. Kunjungan ini mempertegas komitmen pemerintah untuk tidak hanya fokus pada literasi keamanan digital seperti pencegahan judi online, tetapi juga pada pemerataan akses informasi hingga ke tingkat madrasah di pedesaan.





















