Headline.co.id, Sleman ~ Dalam upaya mengantisipasi cuaca ekstrem, Tim Reaksi Cepat (TRC) Kalurahan Lumbungrejo melakukan aksi mitigasi bencana dengan menebang pohon-pohon yang berpotensi tumbang di wilayah Sedogan, Kalurahan Lumbungrejo, Kapanewon Tempel, Sleman, pada Minggu (26/4/2026). Aksi ini merupakan respons cepat terhadap laporan masyarakat yang khawatir dengan kondisi pohon besar yang mulai miring dan rapuh.
Kegiatan ini dipimpin oleh Nugroho Subagyo, Jogoboyo atau Perangkat Desa Lumbungrejo, yang melibatkan kerjasama warga dan relawan kalurahan dalam semangat gotong royong. Nugroho Subagyo menegaskan bahwa tindakan preventif lebih penting daripada penanganan pascabencana. “Keselamatan warga adalah prioritas tertinggi yang harus diupayakan sejak dini,” ujarnya saat memberikan arahan di lapangan.
Dalam operasi tersebut, tim menargetkan sejumlah pohon yang dianggap kritis. Sebanyak lima pohon kelapa dan satu pohon durian milik warga ditebang karena posisinya yang mengancam keselamatan pengguna jalan dan pemukiman penduduk. Proses penebangan dilakukan dengan peralatan lengkap untuk memastikan keamanan teknis di lokasi.
Dukuh Sedogan, Aisyah Putri Wulansari, mengapresiasi kecepatan tim dalam menindaklanjuti laporan warga. Ia menilai bahwa kolaborasi harmonis pemerintah kalurahan dan masyarakat menjadi kunci sukses dalam pengurangan risiko bencana di tingkat lokal. Sementara itu, Koordinator Lapangan TRC Lumbungrejo, Rohmat Jatmiko, mendorong agar inisiatif berbasis komunitas ini terus direplikasi di wilayah lain. “Ketahanan bencana yang berkelanjutan justru bermula dari langkah-langkah kecil di tingkat RT atau padukuhan tanpa harus selalu menunggu instruksi pemerintah pusat,” pungkas Rohmat.





















