Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Program MBG Hadapi Tantangan Keamanan Pangan, 33 Ribu Pelajar Alami Keracunan

Dwina by Dwina
2 months ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
416 8
A A
0
Program MBG Hadapi Tantangan Keamanan Pangan, 33 Ribu Pelajar Alami Keracunan
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Buru ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh pemerintah untuk meningkatkan status gizi pelajar kini menghadapi masalah serius terkait keamanan pangan. Berdasarkan data dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), sejak awal 2025 hingga April 2026, tercatat sedikitnya 33.626 pelajar mengalami keracunan yang diduga berasal dari makanan MBG. Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai pelaksanaan program yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Prof. Dr. Ir. Sri Raharjo, M.Sc., Guru Besar Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian dari FTP UGM, mengamati bahwa sepanjang 2025, insiden keracunan makanan dalam program MBG hampir terjadi setiap bulan. Hal ini menunjukkan bahwa sejak awal pelaksanaan, program tersebut sudah menghadapi masalah serius terkait kesiapan. “Hanya mungkin satu dua bulan saja yang tidak ada laporan. Selebihnya hampir setiap bulan ada, dengan jumlah kasus yang fluktuatif,” ujarnya pada Jumat (24/4).

You might also like

Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di UGM Berkat Hobi Merawat Ternak

Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di UGM Berkat Hobi Merawat Ternak

17 June 2026
Daftar PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri 2026

Jalur Mandiri PTN 2026 Masih Dibuka, Ini Daftar Kampus Negeri dan Jadwal Pendaftarannya

17 June 2026

Menurut Sri, kejadian ini menunjukkan ketidaksiapan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyediakan makanan yang aman. Ketidaksiapan ini tidak hanya terjadi di satu wilayah, tetapi tersebar secara acak di berbagai daerah. Dengan target produksi hingga 3.000 porsi per hari, menurutnya, ini di luar kapasitas wajar SPPG yang baru dibentuk.

Sri juga menilai bahwa berbagai kritik dan masukan yang sebelumnya disampaikan kepada pihak terkait, terutama Badan Gizi Nasional (BGN), belum sepenuhnya diakomodasi. Meskipun ada langkah penertiban seperti penutupan SPPG yang tidak memenuhi standar, Sri menyebut langkah tersebut hanya bersifat reaktif. “Seolah-olah itu menunjukkan tindakan disiplin, tetapi sebenarnya masalah awalnya persiapannya dipaksa berjalan,” katanya.

Lebih lanjut, Sri menyoroti bahwa akar masalah berasal dari kebijakan awal yang menetapkan target produksi besar secara serentak. Program MBG yang ditujukan untuk puluhan juta siswa membuat pemerintah menetapkan angka produksi sekitar 3.000 porsi per SPPG per hari. Ia menghitung bahwa untuk melayani sekitar 80 juta siswa, dibutuhkan hampir 30 ribu SPPG.

Ia menekankan pentingnya pendekatan bertahap dalam produksi makanan skala besar. Menurutnya, seharusnya SPPG memulai dari kapasitas kecil seperti 500 porsi per hari seiring proses evaluasi sebelum ditingkatkan jumlahnya. “Dari situ bisa diambil pelajarannya terkait kemampuan handle 500, hasilnya nanti bisa untuk menetapkan apakah cukup siap dinaikkan tiga kali lipat selanjutnya. Tahapan ini tidak diantisipasi karena terburu-buru tadi,” tambahnya.

Dari sisi teknis, Sri menyoroti risiko yang muncul dalam proses pengolahan makanan. Ia mencontohkan pengolahan ayam sebagai menu protein hewani yang sering digunakan karena relatif banyak dan murah dibanding ikan atau daging. Untuk memenuhi 3.000 porsi, dibutuhkan ratusan ekor ayam yang dimasak dalam waktu singkat. Selain itu, jeda proses memasak dan konsumsi bisa mencapai beberapa jam. “Jika makanan tidak diolah dengan benar sejak awal, risiko kontaminasi semakin besar,” ujarnya.

Sri turut membandingkan terdapat perbedaan signifikan ayam yang langsung dimasak dari kondisi mentah dengan ayam yang telah melalui proses perebusan terlebih dahulu lalu disimpan dalam freezer. Ia menjelaskan bahwa pada kondisi ayam yang direbus lebih dahulu hingga matang memungkinkan panas merata dan mampu membunuh bakteri secara optimal. Setelah itu, penyimpanan dalam freezer menjadi bagian dari manajemen produksi yang lebih aman, sehingga saat akan disajikan, ayam hanya perlu dipanaskan kembali atau dibumbui tanpa proses pemasakan panjang.

Sebaliknya, jika ayam dimasak langsung dari kondisi mentah dalam jumlah besar, terutama dengan metode seperti tumis atau bumbu kering, panas yang dihasilkan belum tentu merata ke seluruh bagian daging. Hal ini berisiko menyebabkan sebagian potongan tidak matang sempurna sehingga bakteri masih dapat bertahan dan berkembang selama jeda waktu sebelum konsumsi. “Relatif sulit untuk memastikan setiap bahan dari ratusan potong dalam satu wajan matang semua. Berarti ada risiko sebagian dari potongan tadi mungkin tidak mampu mematikan katakan kuman atau bakteri penyebab penyakit,” jelasnya.

Kelelahan tenaga kerja juga menjadi faktor yang berkontribusi. Proses produksi yang dimulai sejak dini hari dan berlangsung setiap hari dalam jangka panjang berpotensi menurunkan ketelitian pekerja. Ia juga menyinggung pemilihan menu yang seharusnya mempertimbangkan aspek keamanan. “Beberapa metode pengolahan seperti menggoreng justru lebih aman dari sisi higienitas karena suhu tinggi mampu membunuh bakteri. Namun, metode ini kerap dihindari karena dianggap kurang sehat karena lemak,” katanya.

Di sisi lain, Sri menekankan bahwa tujuan MBG untuk meningkatkan status gizi, mestinya penerima manfaatnya adalah kelompok paling rawan. Ia melihat dari data bahwa stunting anak-anak ada di sekitar 20 persen, jika diprioritaskan pada mereka menu bergizi bisa jadi turun jauh dari target 80 juta. Langkah ini dinilai lebih realistis dibandingkan target awal yang terlalu luas. “Kalau difokuskan pada kelompok yang benar-benar membutuhkan, jumlahnya jauh lebih kecil dan secara keamanan pangannya lebih bisa dikelola,” ujarnya.

Tags: Berita BuruBuruHeadlineMakanProgram
Dwina

Dwina

Related Stories

Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di UGM Berkat Hobi Merawat Ternak

Anak Buruh Serabutan Diterima Kuliah Gratis di UGM Berkat Hobi Merawat Ternak

by Fajar
17 June 2026
0

Headline.co.id, Di Wilayah Barat Yogyakarta ~ Ririn Dwi Nurtyani (17) bersama keluarganya menjalani kehidupan sederhana dengan kondisi ekonomi yang terbatas....

Daftar PTN yang Masih Buka Jalur Mandiri 2026

Jalur Mandiri PTN 2026 Masih Dibuka, Ini Daftar Kampus Negeri dan Jadwal Pendaftarannya

by Hendrawan
17 June 2026
0

Highlight Berita Jalur Mandiri PTN 2026 Masih Dibuka: Sejumlah PTN favorit di Indonesia masih membuka jalur mandiri PTN 2026 menjelang...

Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Melalui Deteksi Dini dan Perawatan Sebelum Kehamilan

Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu Melalui Deteksi Dini dan Perawatan Sebelum Kehamilan

by Ari Wibowo muhammad
15 June 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih menjadi tantangan signifikan dalam pembangunan kesehatan nasional. Berdasarkan data Survei...

Ilustrasi gambar ERP

Bagaimana Software ERP Membantu Pengambilan Keputusan Bisnis?

by Hendrawan
15 June 2026
0

Highlight Berita: Software ERP membantu pengambilan keputusan bisnis dengan menyatukan data dari berbagai divisi seperti finance, sales, inventory, procurement, produksi,...

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

Pembahasan RUU Pemilu Dinilai Perlu Dibarengi Revisi UU Partai Politik

by Ari Wibowo muhammad
15 June 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu oleh Komisi II DPR saat ini dianggap tidak akan efektif dalam menciptakan...

Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

Tim UGM Menyimpulkan Titik Api di Seyegan Disebabkan Residu Kebakaran

by Dwina
15 June 2026
0

Headline.co.id, Medan ~ Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) telah menyelesaikan penyelidikan terkait kemunculan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Tantangan Identifikasi Jenazah Korban Longsor di Cisarua oleh Polda Jabar

Tantangan Identifikasi Jenazah Korban Longsor di Cisarua oleh Polda Jabar

4 February 2026

Bansos Semrawut, Kepala Desa Di Klaten Curhat Ke Ganjar Saat Rembug Desa

2 August 2021

Peserta Kartu Pra-kerja Akan Terima Duit Rp 3,55 Juta, Begini Cara Daftarnya

11 April 2020
Ilustrasi Hujan

Menghadapi Musim Hujan: Tips Menjaga Kesehatan di Tengah Perubahan Cuaca

7 November 2024
Kodim 0827/Sumenep Distribusikan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Prajurit

Kodim 0827/Sumenep Distribusikan Hewan Kurban untuk Masyarakat dan Prajurit

29 May 2026
Ketua PGGP Serukan Tokoh Agama Kecam Kekerasan di Papua

Ketua PGGP Serukan Tokoh Agama Kecam Kekerasan di Papua

26 February 2026
Arsitektur Masa Depan: Revolusi "Satu Kecamatan Satu Arsitek"

Arsitektur Masa Depan: Gagasan Revolusioner Satu Kecamatan Satu Arsitek

21 August 2024

Artikel Terbaru

STIK Meluluskan 289 Wisudawan untuk Tingkatkan SDM Polri

STIK Meluluskan 289 Wisudawan untuk Tingkatkan SDM Polri

17 June 2026
Kapolda Riau Usulkan Konsep Green Policing di Dies Natalis STIK Polri

Kapolda Riau Usulkan Konsep Green Policing di Dies Natalis STIK Polri

17 June 2026
Kehadiran Polwan di Pasar Keyabi Nduga Tingkatkan Rasa Aman dan Nyaman

Kehadiran Polwan di Pasar Keyabi Nduga Tingkatkan Rasa Aman dan Nyaman

17 June 2026
Polda Kepri Adakan Bakti Religi Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polda Kepri Adakan Bakti Religi Sambut Hari Bhayangkara ke-80

17 June 2026
Portugal vs DR Congo Piala Dunia 2026 Rekor, Statistik dan Prediksi Skor Laga Pembuka Grup K

5 Fakta Menarik Portugal vs DR Congo: Debut Pertemuan hingga Misi Bersejarah Ronaldo

17 June 2026
Portugal vs DR Congo Misi Terakhir Cristiano Ronaldo Mengejar Gelar Piala Dunia yang Belum Pernah Diraih

Portugal vs DR Congo: Roberto Martinez Tegaskan Fokus Piala Dunia 2026, Ronaldo Siap Pimpin Selecao di Laga Perdana

17 June 2026
Kemkomdigi Upayakan Pemulihan Cepat Jaringan Telekomunikasi di Sulteng Pascagempa

Kemkomdigi Upayakan Pemulihan Cepat Jaringan Telekomunikasi di Sulteng Pascagempa

17 June 2026

Popular Story

Toy Story 5 Akhirnya Tayang, Ini Review dan Sinopsis Film Pixar yang Ditunggu 7 Tahun
Hiburan

Toy Story 5 Resmi Tayang Hari Ini, Simak Sinopsis, Daftar Pengisi Suara, dan Review Film Pixar Terbaru

by Hendrawan
17 June 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Toy Story 5 resmi tayang di bioskop Indonesia mulai...

Read moreDetails

Polri Tegaskan Kewenangan Penerbitan SIM Hanya Dimiliki Mereka

Dinkes Gorontalo Siapkan Layanan Kesehatan untuk PENAS XVII

Pelantikan 163 Pejabat di Lumajang untuk Tingkatkan Layanan Publik

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 8-11 Juni 2026 Lengkap, Cek Jam Keberangkatan dan Tarifnya

Tradisi Penjamasan Tombak Abirawa di Batang untuk Pelestarian Budaya

Brimob Polda Kaltara Cepat Tanggap Atasi Kebakaran di Tarakan

Pemko Batam Sediakan BPJS Kesehatan Gratis untuk Warga

Korban Pilih Memaafkan, Polsek Bambanglipuro Selesaikan Kasus Dugaan Curanmor Sejoli Lewat Restorative Justice

Arab Saudi dan Uruguay Berbagi Poin dalam Laga Grup H Piala Dunia 2026

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.