Headline.co.id, Pemerintah Provinsi Riau Berkomitmen Untuk Terus Menjaga Keharmonisan Sosial ~ terutama dalam kehidupan antarumat beragama. Tingginya indeks kerukunan di wilayah ini tidak hanya dianggap sebagai hasil penilaian, tetapi juga mencerminkan kondisi nyata masyarakat yang hidup harmonis. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Riau, Bobby Rachmat, menyatakan bahwa peran aktif masyarakat dalam menjaga keseimbangan di tengah keberagaman menjadi faktor penting dalam pencapaian ini.
“Riau dapat meraih peringkat tinggi karena masyarakat mampu menjaga kerukunan. Salah satu indikatornya adalah minimnya konflik kepentingan yang terjadi,” ujar Bobby di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Kamis (16/4/2026). Menurutnya, penilaian kerukunan tidak hanya dilihat dari aspek kuantitatif, tetapi juga dari kondisi sosial yang kondusif dan kemampuan masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan secara damai.
Bobby menambahkan bahwa kondusivitas daerah menjadi faktor penting. Selama ini, tidak terjadi konflik yang berkelanjutan dan berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Untuk menjaga kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau melalui Kesbangpol bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat. Upaya ini dilakukan melalui dialog lintas agama, kegiatan sosial bersama, serta pendekatan persuasif kepada tokoh agama.
“Edukasi yang kami lakukan bertujuan agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat kerukunan, bukan sekadar memenuhi indikator penilaian,” jelasnya. Bobby menegaskan bahwa orientasi utama pemerintah adalah memastikan nilai-nilai toleransi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat. Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan di masa mendatang. “Kerukunan harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Itu yang menjadi fokus utama kami,” katanya.


















