Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkab Bantul Tunda Pemilihan Kepala Desa Serentak 2020

  • Whatsapp
Ilustrasi Pilkades Serentak
Ilustrasi Pilkades Serentak. (ist)

Headline.co.id (Bantul, Yogyakarta) ~ Pemilihan Kepala Desa serentak 2020 di 24 desa daerah di Bantul dilakukan penundaan, hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

baca juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona, BUMDes Sumbermulyo Digunakan Sebagai Tempat Karantina

Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis di Bantul menyampaikan surat edaran penundaan Pilkades serentak 2020 untuk menindak lanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 141/2577/SJ tertanggal 24 Maret tentang Saran Penundaan Pelaksanaan Pilkades serentak dan Pilkades Antar Waktu.

Menurutnya, selain itu penundaan juga memperhatikan Surat Edaran Sekda Bantul Nomor 440/01559 tertanggal 24 Maret tentang Larangan Mengadakan Kegiatan yang Berpotensi Penularan Infeksi COVID-19.

Helmi  yang juga sebagai Ketua Tim Pemilihan Kabupaten Bantul tersebut mengatakan bahwa dalam surat penundaan pilkades tersebut menyebutkan bahwa hasil evaluasi tim Pemilihan Tingkat Kabupaten, bahwa sampai 1 April 2020 seluruh 24 desa penyelenggara telah menyelesaikan tahapan pendaftaran bakal calon lurah desa dan jumlah pendaftar terpenuhi yaitu minimal dua bakal calon.

baca juga: Update Terbaru Covid-19 di Indonesia Kamis 02 April 2020: Menjadi 1.790 Kasus, DKI Jakarta dan Jawa Barat Terbanyak

Pemkab meminta agar Panitia Pemilihan Tingkat Desa agar menghentikan kegiatan pilkades serentak sampai pada tahapan pendaftaran bakal calon kepala desa.

Helmi menambahkan tahapan penelitian persyaratan bakal calon kepala desa dan tahapan selanjutnya akan diatur kemudian sampai dengan ditetapkannya Peraturan Bupati tentang Perubahan Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2020 tentang waktu tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa serentak.

Terkait dengan hal tersebut, lanjut Helmi, maka pemberian honorarium kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selaku penyelenggara dan kepada Panitia Pemilihan Tingkat Desa diberikan sampai dengan Maret 2020.

baca juga: Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolomnya Capai 3.000 Meter

Sementara itu, data pendaftar bakal calon lurah desa di 24 desa adalah Desa Argodadi tiga orang, Desa Timbulharjo dua orang, Desa Pendowoharjo dua orang, Desa Muntuk empat orang, Desa Karangtengah empat orang, Desa Karangtalun tiga orang, Desa Imogiri tiga orang, Desa Donotirto tiga orang, Desa Tirtohargo empat orang, Desa Srigading tiga orang, Desa Gadingharjo empat orang.

Desa Srimulyo tujuh orang, Desa Sendangsari lima orang, Desa Triwidadi tiga orang, Desa Tamanan tiga orang, Desa Jambidan lima orang, Desa Canden tiga orang, Desa Wonokromo tiga orang, Desa Segoroyoso dua orang, Desa Bawuran tiga orang, Desa Pleret empat orang, Desa Tirtonirmolo tiga orang, Desa Bangunjiwo dua orang dan Desa Caturharjo tiga orang.

baca juga: Gelar Pesta Pernikahan, Kapolsek Kembangan Dicopot Dari Jabatannya Akibat Langgar Maklumat Kapolri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *