Headline.co.id, Bone Bolango ~ Masyarakat Gorontalo kembali memperingati peristiwa bersejarah yang menjadi kebanggaan mereka. Pada tanggal 23 Januari 1942, lebih dari tiga tahun sebelum Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta, rakyat Gorontalo telah mendeklarasikan kemerdekaan dari penjajahan. Peristiwa heroik ini dipimpin oleh Nani Wartabone, menjadikan Gorontalo sebagai daerah yang lebih awal menyatakan kemerdekaan.
Peringatan peristiwa monumental ini dilaksanakan dalam Upacara Puncak Hari Peringatan Patriotik 23 Januari 2026, yang berlangsung di makam Nani Wartabone. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial Dukcapil Provinsi Gorontalo, Reflin Buata, menegaskan bahwa nilai dari peristiwa sejarah ini jauh melampaui sekadar catatan di buku. Ia menyebutnya sebagai simbol nyata dari keberanian, kemandirian, dan harga diri bangsa yang lahir dari Bumi Serambi Madinah, julukan untuk Gorontalo.
Reflin menyampaikan harapannya agar semangat juang yang telah diteladankan oleh Nani Wartabone dan para pejuang kala itu terus hidup dalam sanubari masyarakat Gorontalo masa kini. “Melalui peristiwa ini diharapkan kepada masyarakat Gorontalo agar meningkatkan semangat juang dan pengabdian kita kepada daerah, bangsa, dan negara khususnya Gorontalo yang kita cintai,” ujar Reflin, Jumat (23/1/2026).
Selain upacara, rangkaian peringatan juga diisi dengan doa haul yang dilaksanakan pada malam sebelumnya. Reflin menjelaskan bahwa kedua kegiatan tersebut merupakan wujud konkret penghormatan dan rasa terima kasih yang mendalam atas jasa besar almarhum. “Kita berdoa agar Allah Swt. melimpahkan rahmat dan ampunan-Nya kepada Almarhum Bapak Nani Wartabone, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi Allah Swt,” pungkasnya. (mcgoronatloprov/owan)






















