Ikatan Apoteker Indonesia Bagikan 1.000 Hand Sanitizer Gratis Pada Warga Banyumas

  • Whatsapp
Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Banyumas menunjukkan kepedulian nyata dengan membagikan 1000 hand sanitizer gratis. (Foto: Cendananews)
Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Banyumas menunjukkan kepedulian nyata dengan membagikan 1000 hand sanitizer gratis. (Foto: Cendananews)

HeadLine.co.id, (Banyumas) – Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) membagikan 1.000 hand sanitizer buatan mereka pada pengguna jalan di Purwokerto. Hal ini lantaran masyarakat purwokerto kesulitan memperoleh hand sanitizer.

Salah seorang pengguna jalan yang mendapatkan hand sanitizer mengucapkan terima kasih karena ia telah berupaya mencari namun tetap tidak memperoleh hand sanitizer.

Read More

Baca Juga: Wabah Corona Sebabkan Rupiah Merosot Tajam

“Terima kasih. Nyarinya susah, saya sudah cari ke mana-mana tidak ada,” kata salah seorang pengguna jalan di simpang tiga Alun-alun Kota Purwokerto pada Kamis (19/03).

Pembagian hand sanitizer tersebut juga dilakukan di simpang tiga Jalan Masjid, simpang empat Palma, simpang empat Jalan Ahmad Yani, dan sejumlah lokasi lain.

Khafidz Nasrudin selaku Ketua IAI Banyumas menjelaskan bahwa pembagian tersebut sekaligus disertai edukasi kepada masyarakat supaya menerapkan pola hidup bersih.

“Hand sanitizer yang kami bagikan ini produksi sendiri para anggota. Tentu esensinya bukan pembagiannya, tapi mengedukasi masyarakat agar hidup bersih, karena itu kunci mencegah infeksi virus Corona sebenarnya,” ucapnya.

Baca Juga: Efek Corona Sekolah Libur, Pelajar di Sukabumi Keluyuran ke Mall

Menurutnya, saat ini 700 anggota IAI Banyumas telah diminta melakukan edukasi untuk hidup bersih kepada masyarakat hingga tingkat RT. “Kami mengajak masyarakat rajin cuci tangan pakai sabun, kalau tidak ada sabun baru pakai antiseptik,” ucapnya.

Bupati Banyumas, Achmad Husein, ikut serta dalam pembagian hand sanitizer tersebut. “Ini untuk edukasi. Simpel saja, jangan sentuh wajah kalau tidak yakin tangan kita bersih. Hindari berkerumun, jangan berdekatan kalau terpaksa dekat pakai pelindung seperti masker,” ujarnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *