Tangani Karhutla di Aceh, TNI gandeng Polisi proses hukum Pelaku Pembakaran

  • Whatsapp
Ilustrasi Kebakaran Hutan
Ilustrasi Kebakaran Hutan. Foto: REUTERS/Nick Oxford

Headline.co.id (Aceh) ~ Komandan Komando Resort Militer (Korem) 012/Teuku Umar, Kolonel Infantri Aswardi menyampaikan pihaknya akan menggandeng Kepolisian untuk memproses hukum kepada setiap pelaku pembakaran hutan dan lahan di wilayah pantai barat selatan Aceh.

baca juga: Baja dan Besi Masuk 3 Besar Import, Jokowi Dorong Industri Baja Produksi Optimal

Bedasarkan keterangan tertulisnya, Rabu (12/2) Aswardi menyampaikan berdasarkan Statistik, penyebab kebakaran hutan dan lahan yang disebabkan oleh manusia diperkirakan mencapai 99 persen. Menurutnya titik berat kita saat ini adalah menentang, agar tidak terjadi kebakaran hutan-lahan Untuk itu diperlukan konsep pencegahan yang baik dan benar.

saat ini TNI AD mendapatkan tugas membantu pencegahan bakar hutan dan lahan yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Menurutnya, yang bertugas untuk menangani kebakaran hutan dan lahan bukan hanya tanggungjawab TNI-Polri saja, namun dilakukan secara seksama antara TNI/Polri, pemerintah daerah dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan  yang ada.

baca juga: Panglima TNI Mutasi 45 Perwira Tinggi, ini Dia Daftarnya

Danrem Aswardi menghimbau masyarakat untuk tidak membakar hutan, agar kebakaran hutan dan lahan yang meluas dan berdampak besar.

“Imbauan ini bukan tanpa alasan karena kawasan Aceh khususnya wilayah pantai Barat Selatan Aceh saat sedang dilanda musim kemarau yang sangat rentan timbulnya kebakaran hutan dan lahan,” kata danrem menambahkan.

Saat ini, kata dia, sebagian besar wilayah Aceh sedang dilanda musim kemarau. Kondisi seperti ini sangat rentan akan timbulnya kebakaran lahan dan ia mengajak komponen masyarakat agar melakukan antispasi dan cegah bersama-sama.

Ia juga meminta jajaran TNI AD untuk memprioritaskan pencegahan.

baca juga: Polisi Dilarang Pamer Kekayaan Di Medsos, Ini Sangsi Bila Melanggar

Hal itu dilakukan dengan meningkatkan kegiatan patroli terpadu untuk melihat potensi munculnya titik panas di sejumlah wilayah dalam area pemantauan, prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu, deteksi dini, sehingga kondisi harian di lapangan selalu terpantau.

Ia memerintahkan kepada setiap komandan distrik militer di jajaran Korem 12/Teuku Umar agar segera tanggap apabila menemukan titik api kecil agar segera dicegah, serta mengingatkan agar tidak meremehkan adanya titik panas yang muncul di sejumlah wilayah khususnya di pantai barat selatan Aceh, pintanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *