by

Asahan River Festival 2018 Resmi Dibuka

Headline – Bertempat di Balai Desa Parhitean, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Asahan River Festival 2018 resmi dibuka. Senin (3/12/18). Acara pembukaan juga turut dimeriahkan oleh murid Sekolah Dasar (SD) Parhitean dengan tarian Tor-Tor khas batak hal ini untuk menyambut para kayaker mancanegara sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia ke mata dunia.

Asahan River Festival 2018 merupakan acara tahunan yang digelar setiap tahunnya dengan kegiatan utamanya adalah Kejuaraan Dunia Ekstrem Kayak. Sungai Asahan sudah dua kali menjadi tuan rumah karena panitia dan para pencinta olahraga arus deras menilai Sungai Asahan memiliki jeram yang baik dan pemandangan alamnya yang eksotik.

Source: @arungjeramaumut
Acara Pembukaan Asahan River Festival 2018 di Desa Parhitean Kabupaten Toba Samosir (03/12/18)

Untuk diketahui bersama Sungai Asahan di Indonesia merupakan sungai dengan jeram terbaik ke 3 di dunia setelah Sungai Colorado di Amerika dan Sungai Zambesi di Afrika.

Dalam kegiatan Asahan River Festival 2018 kali ini 17 negara ikut berpartisipasi didalamnya. Total 36 kayaker dunia berasal dari Australia, Selandia Baru, Amerika, India, Kanada, Denmark, Inggris, Malaysia, Singapura, Italia, Spanyol, Jerman, Perancis, Norwegia, Thailand, Ceko dan juga Indonesia, telah mendaftarkan diri sebagai peserta.

Acara ini diselenggarakan pada tanggal 28 November sampai dengan 8 Desember 2018. Dimana 4 hari diantaranya adalah sebagai sesi latihan (training run) para peserta untuk mengenali jalur lomba di Sungai Asahan. Mengambil lokasi utama di jalur esktrem Sungai Asahan, di Desa Meranti Utara, Kabupaten Tobasa.

Salah satu kayaker mancanegara aaat mencoba jalur Sungai Asahan (Source: @arungjeramsumut)

Para kayaker akan mengikuti 4 kategori lomba yaitu :
1. Down River Endurance Race (mulai dari dam Desa Tangga/rabbit hole, selesai di jembatan Parhitean/jeram Rizal Nurdin dengan total jarak 5 km)
2. Sprint Race (mulai dari jeram bigben rapid hingga Desa Hulahuli, berjarak 500 m)
3. Slalom Race (mulai dari setelah jeram nightmare rapid hingga Air Hitam berjarak 300 m)
4. Boater X (mulai dari setelah nightmare rapid hingga Air Hitam, berjarak 300 m).

Ketua panitia Asahan River Festival 2018 Lachie Charracer, berharap dapat membuat kegiatan rutin kompetisi kayak dan mengajak teman-temannya sesama pencinta olahraga ekstrem dari seluruh dunia ke Indonesia. “Saya melihat potensi alam yang indah dan sungai dengan jeram yang baik di Sungai Asahan. Saya rasa dunia layak tahu tentang ini”, ujarnya.

Lewat kegiatan Asahan River Festival 2018 ini, panitia juga menyelenggarakan program sertifikasi dan pelatihan penyelamatan di sungai untuk masyarakat lokal dan turut memeriahkan parade budaya, pawai tarian daerah, serta kegiatan berpetualang mengenalkan alam Tobasa kepada warga mancanegara.

Acara ini didukung oleh PT. Inalum (Persero), Wonderful Indonesia, BPODT,  Kayak Session Magazine, Garmin, Immersion Research, Action Asia, Titan Kayak dan Rescue 3.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed