Mutiara Headline
banner 325x300
Kirim Berita Suara Pembaca
DaerahBerita

Heboh Penemuan Mayat di Banguntapan Bantul, Ini Keterangan dari Polisi

58432
×

Heboh Penemuan Mayat di Banguntapan Bantul, Ini Keterangan dari Polisi

Sebarkan artikel ini
Tim terkait sedang melakukan evakuasi mayat seorang nenek di Bantul
Tim terkait sedang melakukan evakuasi mayat seorang nenek di Bantul

Headline.co.id, Bantul ~ Seorang perempuan lanjut usia ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Kuncen Manggisan RT 06, Baturetno, Banguntapan, Bantul pada Jumat siang. Korban yang diketahui bernama Sastro Taruno atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ny. Katilah, berusia 97 tahun, diduga meninggal karena sakit tua.

Baca juga: Tragis! Sapi Kurban Jumbo di Gunungkidul Tewas Sebelum Disembelih

Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana, melaporkan bahwa penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang saksi bernama R. Suharto (63), seorang wiraswasta yang tinggal di lingkungan yang sama dengan korban. Sekitar pukul 14.30 WIB, R. Suharto meminta bantuan Harjiah (67), seorang buruh harian lepas yang juga tetangga korban, untuk memeriksa kondisi Ny. Katilah di dalam rumahnya.

Harjiah kemudian menemukan Ny. Katilah dalam posisi terlentang di tempat tidur dengan kaki menggantung. Setelah diperiksa lebih lanjut, Harjiah memastikan bahwa Ny. Katilah telah meninggal dunia. Menyadari kondisi tersebut, Harjiah segera memanggil Lantip Joko Waspodo (42), seorang warga setempat, dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Banguntapan.

Baca juga: Penemuan Mayat Mahasiswa di Kost Kasihan Bantul, Diduga Alami Depresi

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian. Tim identifikasi dari Polres Bantul, dipimpin oleh Aipda Wijanarko, bersama dokter Dina dari Puskesmas Banguntapan 1, melakukan pemeriksaan awal terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Ny. Katilah, memperkuat dugaan bahwa korban meninggal karena faktor usia.

“Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah menyatakan tidak akan menuntut apapun di kemudian hari,” ujar AKP Jeffry. Selanjutnya, jenazah Ny. Katilah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara menggunakan ambulans PMI untuk proses pembersihan sebelum pemakaman.

Baca juga: Indonesia IoT Career Fair 2024: Menggali Potensi Karier di Era Internet of Things

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *