by

Harga BBM Non Subsidi Turun, Ini Penjelasannya

HeadLine.co.id, (Jakarta) – Akhirnya Pertamina menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM), memasuki awal tahun 2020. (6/1).

Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, penyesuaian harga BBM ini berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

Sesuai dengan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran jenis bahan bakar minyak umum jenis bensin dan solar.

“Penyesuaian harga BBM Umum merupakan aksi korporasi yang mengacu pada ketentuan yang berlaku yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Fajriyah dalam siaran resmi Pertamina (4/1).

“Kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan dengan baik, terutama pelanggan setia produk-produk unggulan Pertamina,” ungkapnya.

Adapun yang mengalami penurunan harga adalah untuk jenis BBM non subsidi, seperti Pertamax series dan Dex series.

Tetapi, harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda, karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Untuk lebih lengkapnya, simak penurunan harga BBM sesuai jenisnya menurut pengumuman yang dibagikan Pertamina di bawah ini.

1. Pertamax Series

– Pertamax mengalami penurunan harga semulanya Rp 9.850 menjadi Rp 9.200 per liter. Berlaku untuk wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara Pertamax dihargai Rp 9.400 per liter untuk Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Lalu untuk Provinsi Riau, Kepulauan Riau dan Kodya Batam (FTZ) Pertamax dihargai Rp 9.600 per liter.

– Pertamax Turbo turun harga semulanya Rp 11.200 menjadi Rp 9.900 per liter. Berlaku untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara Pertamax Turbo dihargai Rp 10.100 per liter untuk Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Lalu untuk Provinsi Riau, Kepulauan Riau dan Kodya Batam (FTZ) Pertamax Turbo dihargai Rp 10.300 per liter.

2. Pertamina Dex Series

– Pertamina Dex mengalami penurunan dari semulanya Rp 11.700 menjadi Rp 10.200 per liter. Berlaku untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara Pertamina Dex dihargai Rp 10.450 per liter untuk Provinsi Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Lalu untuk Provinsi Riau, Kepulauan Riau dan Kodya Batam (FTZ) Pertamina Dex dihargai Rp 10.700 per liter.

– Dexlite mengalami penurunan dari semulanya Rp 10.200 menjadi Rp 9.500 per liter, berlaku untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara Dexlite dihargai Rp 9.700 per liter untuk Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed