Kemenag Gelar Kick Off Mid-Term Review Madrasah Reform Project

Gravatar Image
Direktur KSKK Madrasah, Ishom Yusqi
Direktur KSKK Madrasah, Ishom Yusqi

Kemenag Gelar Kick Off Mid-Term Review Madrasah Reform Project ~ Headline.co.id (Jakarta). Kementerian Agama melalui Direktorat Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menggelar Kick Off Mid-Term Review Realizing Education’s Promise – Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) Project atau disebut Madrasah Reform Project.

Baca juga: Kunker ke Jambi, Jokowi Disambut Demo Mahasiswa, Apa Saja Tunutuannya?

Acara ini berlangsung di Bintaro, Tangerang Selatan, Selasa (5/4/2022).

Direktur KSKK Madrasah Ishom Yusqi mengatakan bahwa Kick Off Mid-Term Review Madrasah Reform Project merupakan kegiatan evaluasi tengah waktu proyek yakni antara waktu mulai proyek pada tahun 2020 dan masa berakhir proyek tahun 2024. Oleh sebab itu, seluruh pengelola wajib melakukan upaya optimal dalam mereformasi madrasah.

“Kendala dan ketertinggalan yang dihadapi akibat terjangan pandemi di masa awal proyek, diharapkan dapat segera dikejar demi tercapainya target di tahun 2024,” tutur Ishom.

Baca juga: Cari Takjil Buka Puasa, Ini dia Kepel Kue Favorit Khas Klaten

Menurutnya, hasil capaian proyek yang mendatangkan perubahan harus disosialisasikan sebagai bentuk tanggungjawab terhadap masyarakat atas dana yang digunakan dalam proyek.

“Diharapkan melalui proyek ini lahir terobosan program-program Madrasah demi terwujudnya peningkatan mutu pendidikan madrasah yang mandiri berprestasi dalam bingkai teknologi informasi yang modern,” ujar Guru Besar IAIN Ternate ini.

Ketua Project Management Unit (PMU) REP-MEQR Abdul Rouf, menambahkan bahwa sejumlah transformasi teknologi dilakukan dalam tata Kelola pendidikan Madrasah melalui REP-MEQR Project. Yakni, penerapan Rencana Kerja dan Anggaran Madrasah berbasis elektronik atau e-RKAM, penerapan sistem penilaian hasil belajar di tingkat Madrasah Ibtidaiyah, serta penguatan sistem data pendidikan Islam melalui Electronic Management Informationn System (EMIS) 4.0.

Baca juga: Asik! Kemenag Masih Butuhkan 192.008 Formasi PPPK Untuk Guru Madrasah

Selain itu, tambah Rouf, hasil monitoring dan evaluasi akan dilaporkan kepada donor, yakni Bank Dunia pada Mei mendatang. “Monitoring dan evaluasi ini juga penting  bagi internal proyek sebagai acuan perbaikan kinerja di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Kick Off Mid-Term Review Realizing Education’s Promise – Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR) Project atau disebut Madrasah Reform Project, dihadiri seluruh pengelola proyek yang berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama serta para konsultan.

Baca juga: Tinjau KCBN Muaro Jambi, Presiden Harap Jejak Peradaban Dilestarikan

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *