Headline.co.id, Tidore Kepulauan ~ Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mendorong penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027. Dorongan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Gedung DPRD Tidore, Kamis (5/11/2026). Menurut Muhammad Sinen, penguatan PAD diperlukan agar Kota Tidore Kepulauan dapat mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer pemerintah pusat. Ia meminta pemerintah daerah dan DPRD menyusun kebijakan anggaran yang mendukung keberlanjutan pembangunan serta menjawab tantangan keterbatasan fiskal daerah.
Inovasi PAD untuk Mengurangi Ketergantungan Transfer
Muhammad Sinen mengatakan daerah kepulauan seperti Tidore perlu mengembangkan langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan pendapatan daerah. Upaya itu dinilai penting karena kapasitas fiskal daerah masih terbatas, sementara pemerintah daerah harus membiayai program wajib dan mengikat, program prioritas daerah, serta mendukung program strategis nasional.
“Sudah saatnya kita bergerak dari zona nyaman yang mengandalkan dana transfer ke langkah-langkah inovatif untuk meningkatkan PAD secara bertahap,” kata Muhammad Sinen dalam rapat paripurna tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ia mengakui penyusunan APBD 2027 berlangsung di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan politik nasional. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan anggaran yang mampu menjaga kesinambungan pembangunan Kota Tidore Kepulauan.
Karena itu, ia berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bersama Badan Anggaran DPRD dapat menyusun kebijakan anggaran yang tepat dan antisipatif. Kebijakan tersebut diharapkan dapat memastikan program pembangunan tetap berjalan di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah.
KUA-PPAS Menjadi Dasar Arah Kebijakan Fiskal
Wali Kota Tidore Kepulauan menjelaskan, penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS merupakan salah satu tahapan penting dan strategis dalam siklus perencanaan serta penganggaran daerah. Dokumen tersebut menjadi landasan bersama pemerintah daerah dan DPRD dalam menentukan arah kebijakan fiskal serta prioritas pembangunan pada 2027.
“Dokumen ini bukan sekadar pemenuhan syarat administratif, tetapi perwujudan komitmen bersama Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menentukan arah kebijakan fiskal serta prioritas pembangunan Kota Tidore Kepulauan pada Tahun Anggaran 2027,” ujar dia.
Menurut dia, KUA-PPAS berfungsi memastikan program, kegiatan, dan alokasi anggaran dalam APBD diarahkan pada sasaran pembangunan daerah. Selain itu, dokumen tersebut menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian, dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Muhammad Sinen juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan DPRD menjadikan penandatanganan KUA-PPAS sebagai momentum untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola pemerintahan. Tata kelola yang dimaksud mencakup penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Pembahasan Rancangan APBD Berlanjut
Ketua DPRD Tidore Ade Kama menjelaskan, penyusunan KUA-PPAS merupakan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Dalam Pasal 89 ayat (1), kepala daerah diatur menyusun rancangan KUA dan PPAS berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan mengacu pada pedoman penyusunan APBD.
Sebelum penandatanganan nota kesepakatan, Badan Anggaran DPRD telah membahas rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 bersama TAPD. Ade Kama menyebut hingga 4 November 2026, kedua pihak telah menyepakati proyeksi rancangan anggaran 2027.
Dengan ditandatanganinya nota kesepakatan KUA-PPAS, tahapan penyusunan APBD 2027 Kota Tidore Kepulauan akan berlanjut pada pembahasan Rancangan APBD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.













