Headline.co.id, Gorontalo ~ Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Provinsi Gorontalo mempercepat penyerapan anggaran 2026 setelah realisasi fisik dan keuangan hingga Oktober masih berada di bawah target. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi internal yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Biro PBJ Provinsi Gorontalo, Richie Z. Abdullah, secara virtual pada Rabu (4/11/2026). Selain mengevaluasi capaian melalui e-Monev, rapat itu membahas persiapan Rapat Koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) serta Kick-off Meeting Rencana Umum Pengadaan (RUP) 2027. Percepatan dilakukan untuk menuntaskan kegiatan dan administrasi pertanggungjawaban sebelum waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas.
Realisasi Anggaran Biro PBJ Masih di Bawah Target
Berdasarkan evaluasi sampai Oktober 2026, realisasi fisik Biro PBJ Provinsi Gorontalo tercatat 79,02 persen dari target 83 persen. Sementara itu, realisasi keuangan mencapai 78,73 persen dari target yang sama.
Capaian tersebut masih berada di bawah sasaran yang ditetapkan. Karena itu, hasil evaluasi menjadi perhatian dalam rapat koordinasi internal dan ditindaklanjuti dengan permintaan percepatan penyelesaian kegiatan di lingkungan Biro PBJ.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Richie Z. Abdullah meminta seluruh jajaran mempercepat pelaksanaan pekerjaan sekaligus menyelesaikan administrasi pertanggungjawaban. Langkah tersebut dinilai penting karena waktu pelaksanaan anggaran 2026 semakin terbatas.
“Penginputan laporan e-Monev juga ditargetkan selesai paling lambat Kamis sore (5/11/2026) sebagai bahan evaluasi dalam Rapat Pimpinan bersama Gubernur Gorontalo,” ujar Richie.
Laporan melalui e-Monev akan menjadi bahan evaluasi dalam rapat pimpinan bersama Gubernur Gorontalo. Dengan demikian, penyelesaian input laporan menjadi salah satu agenda segera setelah rapat koordinasi internal tersebut.
Persiapan Rakor UKPBJ pada 24 November
Rapat juga membahas persiapan Rapat Koordinasi UKPBJ yang dijadwalkan berlangsung pada 24 November 2026 di Gedung Dulohupa.
Panitia diminta segera menuntaskan berbagai kebutuhan kegiatan, meliputi persiapan tempat, administrasi, undangan, serta kebutuhan teknis lainnya. Untuk mendukung pelaksanaan acara, gladi bersih dan penataan ruangan direncanakan berlangsung sehari sebelumnya, yakni pada 23 November 2026.
Persiapan tersebut menjadi bagian dari agenda Biro PBJ setelah evaluasi realisasi fisik dan keuangan. Dalam rapat, pembahasan tidak hanya diarahkan pada capaian anggaran 2026, tetapi juga pada kesiapan kegiatan koordinasi pengadaan yang telah dijadwalkan.
Biro PBJ Siapkan Pengadaan Tahun 2027
Selain mengejar target anggaran 2026, Biro PBJ Provinsi Gorontalo mulai menyiapkan agenda pengadaan untuk tahun anggaran 2027. Salah satu agenda yang dijadwalkan ialah Kick-off Meeting RUP melalui aplikasi SiRUP pada 30 November 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan mendorong perangkat daerah agar lebih awal mempersiapkan dan mengumumkan Rencana Umum Pengadaan melalui aplikasi SiRUP. Persiapan sejak dini diharapkan mendukung kelancaran tahapan pengadaan pada tahun anggaran berikutnya.
Rencana tersebut menjadi agenda ketiga yang dibahas dalam rapat koordinasi internal, setelah evaluasi realisasi melalui e-Monev dan persiapan Rakor UKPBJ. Biro PBJ menempatkan percepatan pelaksanaan anggaran 2026 dan persiapan pengadaan 2027 sebagai dua fokus yang berjalan bersamaan.
Melalui rapat evaluasi itu, Biro PBJ Provinsi Gorontalo menyatakan komitmennya mempercepat penyelesaian target anggaran 2026 serta memastikan persiapan pengadaan tahun 2027. Penguatan koordinasi, percepatan pelaksanaan program, dan persiapan pengadaan sejak awal diarahkan untuk mendorong tata kelola pengadaan yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.












