Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita Nasional

Cegah Karhutla, Siak Dorong Tata Kelola Gambut Berbasis KHG

Aditya by Aditya
13 seconds ago
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
: Bupati Siak Afni Z meninjau Karhutla di Siak, Minggu (4/10/2026) Rahma: MC Siak

Cegah Karhutla, Siak Dorong Tata Kelola Gambut Berbasis KHG (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Siak ~ Bupati Siak Afni Zulkifli mendorong pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan gambut melalui penguatan pemantauan tinggi muka air tanah (TMA), pengelolaan tata air berbasis kesatuan hidrologis gambut (KHG), serta penyediaan ahli pengelolaan tata air gambut di kecamatan rawan kebakaran. Gagasan itu disampaikan Afni di Siak, Minggu (4/10/2026), sebagai respons atas tiga pertanyaan Presiden Prabowo Subianto mengenai upaya pencegahan Karhutla. Menurut Afni, pencegahan harus dilakukan sejak sebelum api muncul dengan menjaga gambut tetap basah dan melibatkan pemerintah hingga tingkat kampung.

Contents

    • 0.1. Karhutla Desa Muser Dipadamkan, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan
    • 0.2. Dua PIC Jadi Garda Pengawasan MBG di Sekolah
  • 1. Pemantauan TMA Dinilai Penting
  • 2. Pengelolaan Karhutla Harus Berbasis KHG
  • 3. Usulan Ahli Pengelolaan Tata Air di Kecamatan

Afni menilai penanganan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah pusat atau pengerahan pasukan ketika kebakaran telah terjadi. Persoalan tata kelola lahan dan air, termasuk kawasan hutan produksi yang bersinggungan dengan lahan garapan masyarakat, perlu diselesaikan dari bagian hulu.

You might also like

Pasca Karhutla di Desa Muser, Kapolres Paser Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Desa Muser Dipadamkan, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

4 October 2026
: Kepala BGN Sudaryono memimpin rapat koordinasi tata kelola dan penyelenggaraan MBG di sekolah secara daring, Sabtu (8/8/2026). (Dok. BGN)

Dua PIC Jadi Garda Pengawasan MBG di Sekolah

4 October 2026

“Mencegah lebih murah dan lebih baik daripada memadamkan, kawasan gambut sebenarnya dapat dicegah dari kebakaran apabila persoalan tata kelola di bagian hulu diselesaikan dan kondisi hidrologis gambut tetap terjaga. Salah satu persoalan yang perlu ditangani adalah kawasan hutan produksi yang masih bersinggungan dengan lahan garapan masyarakat,” ujar Afni.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

Pemantauan TMA Dinilai Penting

Menurut Afni, pemantauan TMA menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi gambut sebelum mencapai tingkat kekeringan yang berisiko terbakar. Pemantauan tersebut dapat dilakukan menggunakan perangkat digital agar perubahan kondisi air diketahui lebih cepat.

Ia menyebutkan, satu alat pemantau TMA dapat memiliki radius pemantauan sekitar 25 kilometer. Dengan luas kawasan hutan Siak yang disebut mencapai sekitar 400 ribu hektare, diperlukan sekitar 167 hingga 169 titik pemantauan agar kondisi gambut dapat dipantau secara lebih merata.

Jika indikator pemantauan menunjukkan kondisi yang mengkhawatirkan, pemerintah daerah dapat segera meminta aparatur kampung mengambil langkah, termasuk melakukan penyekatan kanal.

“Kalau warna merah ada di Dayun, saya sebagai bupati bisa langsung telepon penghulu. Wilayah bapak sudah warna merah, tolong segera sekat kanalnya supaya air tidak pergi ke mana-mana,” jelasnya.

Selain perangkat digital, Afni menunjukkan alat pemantau sederhana yang dapat dibuat masyarakat dengan memanfaatkan pipa paralon dan botol air mineral sebagai bandul. Perangkat tersebut disebut membutuhkan biaya sekitar Rp600 ribu.

“Manual tidak masalah. Tinggal kita tugaskan untuk dipantau secara rutin, terutama pada musim-musim kemarau,” ujarnya.

Afni mengatakan, langkah pencegahan tersebut lebih efektif dibandingkan hanya meningkatkan kapasitas pemadaman. Ketika gambut sudah terbakar, pemadaman membutuhkan sumber daya dan biaya yang jauh lebih besar.

“Kalau pemadaman, mau berapa pun pasukannya dan apa pun alatnya, kalau gambut sudah terbakar, sudah berat. Lebih murah mencegah dengan cara memastikan gambut tetap basah,” ungkapnya.

Pengelolaan Karhutla Harus Berbasis KHG

Afni mendorong pemerintah pusat melihat persoalan Karhutla berdasarkan KHG, bukan hanya dari jumlah titik panas atau hotspot. Ia menilai karakteristik hidrologis gambut tidak mengikuti batas administratif sehingga program dan dukungan pemerintah perlu dirancang berdasarkan satu kesatuan ekosistem.

Pengelolaan tata air, lanjutnya, harus dilakukan sejak musim hujan untuk menjaga cadangan air menghadapi musim kemarau. Ia juga meminta perusahaan yang berada di wilayah gambut memastikan pengelolaan tata air secara menyeluruh.

“Seluruh perusahaan yang berada di wilayah gambut pastikan segera temu gelang. Yang paling sulit menjaga gambut pada lahan masyarakat,” katanya.

Menurut Afni, kebijakan penanganan Karhutla perlu diterjemahkan menjadi kerja kolaboratif hingga tingkat kampung dan desa. Penyelesaian konflik lahan melalui skema Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) atau Perhutanan Sosial juga diperlukan untuk mengurangi persoalan pengelolaan lahan di kawasan rawan kebakaran.

“Jangan selesai hanya dengan kebijakan di ranah elite. Kebijakan itu harus lahir sampai ke tingkat kampung. Kami rakyat Siak ingin langit biru, dan itu sangat bisa diwujudkan jika masalah hulunya diselesaikan,” ujarnya.

Usulan Ahli Pengelolaan Tata Air di Kecamatan

Afni mengingatkan, penanganan Karhutla tidak boleh hanya diarahkan kepada perusahaan. Menurutnya, pencabutan izin secara serampangan dapat menimbulkan persoalan baru apabila kawasan yang ditinggalkan kemudian masuk dalam klaim atau penguasaan masyarakat.

“Pagi dicabut izinnya, siang pasti sudah masuk klaim-klaim masyarakat. Itu bahaya, malah akan membuat karhutla semakin menyala-nyala tanpa ada penanggung jawab wilayahnya,” ujarnya.

Terkait rencana pembangunan sumur di lokasi Karhutla, Afni menilai konsep tersebut perlu dikaji berdasarkan karakteristik setiap wilayah agar penggunaan anggaran lebih efektif. Pada sejumlah kawasan gambut, air relatif mudah ditemukan di bawah permukaan tanah. Karena itu, pembangunan sumur permanen di setiap titik rawan kebakaran belum tentu menjadi solusi yang tepat.

“Tidak perlu buat sumur permanen, karena solusi air di lahan gambut terbakar ada di bawahnya. Setiap wilayah gambut pasti ada airnya. Kalau buat sumur belum tentu di situ terjadi kebakaran berulang, kasihan anggarannya nanti sia-sia,” katanya.

Sebagai alternatif, Afni mengusulkan keberadaan tenaga ahli water management atau pengelolaan tata air gambut di setiap kecamatan yang memiliki kawasan gambut rawan kebakaran. Tenaga ahli itu dapat memberikan rekomendasi kepada masyarakat mengenai tata air dan kesiapan lahan sebelum pembukaan lahan dilakukan.

“Kalau perlu ada satu ahli water management di satu kecamatan. Siapa pun yang mau buka lahan di lahan gambut harus mendapat rekomendasi ahli water management,” ucap Afni.

Afni menambahkan, perubahan penggunaan lahan untuk perkebunan, permukiman, dan aktivitas lainnya telah mengubah kondisi ekologis Riau. Karena itu, tata kelola air perlu menyesuaikan kondisi ekologis yang berkembang.

Ia berharap gagasan tersebut menjadi masukan bagi pemerintah pusat untuk memperkuat strategi pencegahan Karhutla di kawasan gambut. Menurutnya, kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat hingga tingkat kampung merupakan kunci untuk mewujudkan lingkungan bebas asap.

“Kami rakyat Siak ingin langit biru,” ujarnya.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: Berita SiakNasional

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Aditya

Aditya

Related Stories

Pasca Karhutla di Desa Muser, Kapolres Paser Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Desa Muser Dipadamkan, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

by Dwina
4 October 2026
0

Headline.co.id, Paser ~ Karhutla Desa Muser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berhasil dipadamkan tim gabungan pada Jumat (2/10/2026)....

: Kepala BGN Sudaryono memimpin rapat koordinasi tata kelola dan penyelenggaraan MBG di sekolah secara daring, Sabtu (8/8/2026). (Dok. BGN)

Dua PIC Jadi Garda Pengawasan MBG di Sekolah

by Aditya
4 October 2026
0

Headline.co.id ~ Badan Gizi Nasional (BGN) meminta guru dan tenaga kependidikan terlibat dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di...

: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bireuen, M. Zubair, Senin (10/8/2026). mengatakan, keberagaman usaha masyarakat tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.. - Foto: Mc.Bireuen

UMKM Bireuen Berpotensi Dongkrak Ekonomi dan Tembus Pasar Nasional

by Aditya
4 October 2026
0

Headline.co.id, Bireuen ~ Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri rumah tangga di Kabupaten Bireuen, Aceh, dinilai memiliki potensi...

: Kepala BGN Sudaryono dalam rapat koordinasi terkait tata kelola dan penyelenggaraan MBG di sekolah secara daring, Sabtu (8/8/2026). (Dok. BGN)

BGN Perkuat Pengawasan MBG hingga ke Sekolah

by Aditya
4 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga ke tingkat sekolah. Langkah ini...

: Pelajar SMPN 9 Tangerang Selatan, Provinsi Banten menyantap makanan dari pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (11/9/2025). Foto: Dok. SMPN 9 Tangerang Selatan

Survei IPO: 58 Persen Nilai Menu MBG Penuhi Standar Gizi

by Aditya
4 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat penilaian positif dari mayoritas masyarakat yang mengetahui atau pernah menyaksikan menu...

: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa adanya program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak akan menutup keberadaan warung-warung atau toko kelontong yang ada di desa. (Foto; Humas Kemendes PDT)

Mendes Yandri: KDMP Tak Matikan Warung Desa

by Aditya
4 October 2026
0

Headline.co.id ~ Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak akan...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Pemkab Blora Percepat Perbaikan Jalan untuk Mudik Lebaran

Pemkab Blora Percepat Perbaikan Jalan untuk Mudik Lebaran

3 March 2026
Real Madrid Tunduk di Kandang, Celta Vigo Menang 2-0

Real Madrid Tunduk di Kandang, Celta Vigo Menang 2-0

8 December 2025
Pelatihan UMKM Bojonegoro: Produk Premium dengan Smartphone

Pelatihan UMKM Bojonegoro: Produk Premium dengan Smartphone

18 June 2026
Gempa Magnitudo 4,5 Mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur

Gempa Magnitudo 4,5 Mengguncang Kabupaten Blitar, Jawa Timur

27 January 2026
Kecelakaan Bongkar Rencana Tawuran di Sleman, Polisi Amankan Pemuda dan Celurit

Bawa Celurit untuk Tawuran di Sleman, Pemuda 18 Tahun Diamankan Usai Kecelakaan

29 September 2026
: Wali kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby, dalam agenda sidaknya. Foto: Mc.Banjarbaru

Cek Kios Pangan, Lisa Dorong DKP3 Jaga Akses Pangan Warga

3 October 2026
Bungkam Conor Benn TKO, King Ryan Garcia Pertahankan Sabuk WBC

Ryan Garcia TKO Conor Benn pada Ronde Kedua, Sabuk WBC Bertahan

14 September 2026

Artikel Terbaru

: Bupati Siak Afni Z meninjau Karhutla di Siak, Minggu (4/10/2026) Rahma: MC Siak

Cegah Karhutla, Siak Dorong Tata Kelola Gambut Berbasis KHG

4 October 2026
Sebulan Diklat, Kemenag Gelar Uji Kempetensi Tartil Al-Qur'an 2.269 Guru PAI

Kemenag Uji Kompetensi Tartil Al-Qur’an 2.269 Guru PAI

4 October 2026
Pasca Karhutla di Desa Muser, Kapolres Paser Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Karhutla Desa Muser Dipadamkan, Warga Diimbau Tak Bakar Lahan

4 October 2026
Hilang Fokus Persib U18 Tertahan

Persib U18 Gagal Pertahankan Keunggulan atas PSIS

4 October 2026
: Kepala BGN Sudaryono memimpin rapat koordinasi tata kelola dan penyelenggaraan MBG di sekolah secara daring, Sabtu (8/8/2026). (Dok. BGN)

Dua PIC Jadi Garda Pengawasan MBG di Sekolah

4 October 2026
:

Pemko Padang Ajak Alumni Diniyah Pasia Perkuat Smart Surau

4 October 2026
: Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bireuen, M. Zubair, Senin (10/8/2026). mengatakan, keberagaman usaha masyarakat tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.. - Foto: Mc.Bireuen

UMKM Bireuen Berpotensi Dongkrak Ekonomi dan Tembus Pasar Nasional

4 October 2026

Popular Story

Menag Minta PTKIN Tak Hanya Lahirkan Sarjana, Tapi Cendekiawan Berdampak
Pemerintah

Menag Dorong PTKIN Ukur Dampak Lulusan bagi Masyarakat

by Saddam
2 October 2026
0

Headline.co.id, Malang ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong perguruan tinggi keagamaan Islam...

Read moreDetails

Polda Maluku Perkuat Cegah Narkoba di Ruang Digital

Presiden Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Duka Cita

Industri Olahraga Dinilai Bisa Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi

Argentina Menang 4-0 atas Bolivia Tanpa Lionel Messi

Jadwal Indonesia Vs Bangladesh Malam Ini, Garuda Wajib Menang demi Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026

Maverick Viñales Kembali di MotoGP Jepang Usai Pulih

Motor Listrik Nasional Diluncurkan, Indonesia Bidik Kemandirian Teknologi

GoHM 2026, Dinas Kearsipan Gorontalo Targetkan 40 Peserta

Kemenangan PSS U20 Jadi Motivasi PSS U16 dan U18

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.