Highlight Berita:
Headline.co.id, Jakarta ~ Demo hari ini, Kamis (24/9/2026), yang melibatkan sekitar 50 ribu buruh berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah kawasan utama Jakarta. Massa Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia atau KBPBI akan bergerak dari Semanggi menuju kawasan Jalan MH Thamrin, dengan kegiatan dipusatkan di sekitar depan Menara UOB. Polisi meminta masyarakat mengantisipasi kepadatan di Sudirman-Thamrin, Monas, sekitar Gedung DPR/MPR RI, Semanggi, UOB, dan Senayan. Pengendara disarankan menyesuaikan waktu perjalanan serta mempertimbangkan sejumlah jalur alternatif yang telah disampaikan kepolisian.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea menyebut jumlah massa yang mengikuti aksi hampir mencapai 50 ribu orang. Buruh disebut datang dari sejumlah wilayah, termasuk Jawa Barat, Banten, Bekasi, dan DKI Jakarta, dengan sebagian massa bergerak menggunakan sepeda motor menuju Jakarta.
“Aksi besar damai tetap dilaksanakan besok. Total massa hampir mencapai 50 ribu buruh. Mereka akan bergerak menggunakan sepeda motor menuju Jakarta,” kata Andi Gani dalam keterangan yang dimuat dalam bahan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Andi menjelaskan kawasan Semanggi menjadi titik awal pergerakan massa. Massa kemudian bergerak menuju kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin dan menunggu proses penyampaian aspirasi oleh delegasi di sekitar Menara UOB.
“Titik awal massa berada di kawasan Semanggi jam 10.00 WIB,” katanya.
Dalam agenda tersebut, pimpinan buruh akan berbagi tugas. Sebagian memimpin aksi secara langsung, sementara delegasi menyampaikan petisi untuk diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto melalui jalur yang telah disiapkan.
Andi mengatakan aksi direncanakan berlangsung singkat dan menargetkan massa selesai melakukan kegiatan sebelum pukul 13.00 WIB. Massa akan dibubarkan setelah delegasi menyampaikan aspirasi dan memperoleh respons.
Bundaran HI Bukan Titik Kumpul Demo
Salah satu informasi yang ditegaskan penyelenggara adalah lokasi demo buruh. Andi membantah kabar yang menyatakan Bundaran HI menjadi titik berkumpul massa.
“Tidak benar kalau titik kumpulnya di Bundaran HI. Banyak sekali hoaks. Titik kumpul awalnya dari Semanggi dan kami akan menunggu delegasi di depan UOB,” sambung Andi Gani.
Ia memastikan massa tidak akan masuk ke Bundaran HI. Menurut Andi, langkah tersebut diambil untuk mencegah aksi dipolitisasi dan menghindari kesan adanya perlakuan berbeda terhadap kelompok massa lainnya.
Dengan demikian, masyarakat yang mengikuti perkembangan demo Bundaran HI perlu mencermati bahwa berdasarkan pernyataan penyelenggara, titik awal massa adalah Semanggi dan lokasi menunggu delegasi berada di depan UOB.
Kawasan yang Perlu Diantisipasi Pengguna Jalan
Polda Metro Jaya meminta masyarakat yang akan melintasi kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Monas, serta sekitar Gedung DPR/MPR RI mengantisipasi potensi kepadatan. Antisipasi dilakukan mulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga kegiatan selesai.
TMC Polda Metro Jaya menyampaikan bahwa arus lalu lintas akan diatur berdasarkan situasi di lapangan. Pengguna jalan karena itu perlu memperhatikan kemungkinan perubahan arus kendaraan selama demonstrasi berlangsung.
“Untuk menghindari kepadatan, masyarakat dapat memilih rute alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan. Arus lalu lintas di kawasan tersebut akan diatur secara situasional sesuai kondisi di lapangan dan arahan petugas,” tulis TMC Polda Metro Jaya sebagaimana tercantum dalam bahan.
Selain Sudirman-Thamrin, Monas, dan sekitar Gedung DPR/MPR RI, kepolisian juga memetakan Semanggi, kawasan UOB, serta Senayan sebagai wilayah yang berpotensi terdampak kepadatan.
Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan 1.550 personel untuk membantu pengaturan mobilitas masyarakat di sejumlah titik tersebut.
Lima Rute Alternatif di Sekitar Lokasi Demo
Bagi pengendara dari Simpang Semanggi menuju Slipi atau Tomang, jalur alternatif yang disiapkan adalah Jalan Sudirman, Jalan Bendungan Hilir, Jalan Pejompongan, kemudian Jalan Letjen S. Parman.
Pengendara dari Jalan Gatot Subroto menuju Slipi atau Tomang dapat melalui Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, kemudian Jalan Letjen S. Parman.
Dari Jakarta Barat menuju kawasan Monas, rute alternatif melalui Jalan Tomang Raya, Jalan Suryopranoto, Harmoni, kemudian Monas. Dari Jakarta Selatan, pengguna jalan dapat melalui Jalan Tendean, Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, lalu Monas.
Sementara itu, kendaraan dari Jakarta Timur menuju kawasan Monas dapat melalui Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, dan Tugu Tani sebelum menuju Monas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto meminta pengguna jalan mempersiapkan perjalanan sebelum berangkat.
“Gunakan jalur alternatif dan ikuti arahan petugas di lapangan,” kata Budi.
Aksi Membawa Aspirasi soal Perlindungan Ketenagakerjaan
Di balik dampaknya terhadap lalu lintas Jakarta, aksi tersebut digelar untuk mengawal aspirasi buruh dalam pembahasan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan. KBPBI membawa 11 tuntutan yang menyentuh berbagai persoalan hubungan kerja.
Isu tersebut meliputi kepastian kerja, outsourcing, karyawan kontrak, pemagangan, pengupahan, perlindungan pekerja platform, pesangon, pemutusan hubungan kerja, penguatan serikat pekerja, keselamatan dan kesehatan kerja, serta penegakan hukum terhadap pelanggaran hak pekerja.
Tuntutan lainnya mencakup perlindungan buruh perempuan, kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas dan pekerja rentan, serta program upskilling dan reskilling untuk menghadapi perkembangan teknologi dan otomatisasi.
Andi menegaskan kegiatan tersebut merupakan aksi penyampaian aspirasi kepada pemerintah dan bukan gerakan untuk menjatuhkan pemerintahan.
“Kami tegaskan tidak benar. Tidak ada niatan gerakan buruh ini untuk menggoyang-goyang, menjatuhkan pemerintahan yang sah,” ujarnya.
Karena pengaturan lalu lintas bersifat situasional, masyarakat yang beraktivitas di sekitar pusat Jakarta tetap disarankan mengikuti pembaruan informasi serta arahan petugas selama demo Jakarta berlangsung.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














