Headline.co.id, Denpasar ~ Polri memperkuat sinergitas dengan Pecalang Desa Adat Pedungan untuk pengamanan rangkaian International Association of Women Police (IAWP) ke-63 di Denpasar, Bali. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan internasional yang diikuti delegasi dari berbagai negara berlangsung aman dan tertib. Keterlibatan Pecalang terlihat dalam kegiatan penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan, Denpasar, Selasa (22/9/2026). Pengamanan IAWP ke-63 itu dijalankan dengan melibatkan unsur masyarakat adat serta tetap menghormati nilai dan kearifan lokal Bali.
Sinergi Polri dan Pecalang menjadi bagian dari pendekatan pengamanan yang melibatkan kekuatan lokal di Bali. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan IAWP ke-63.
Polri dan Pecalang Kawal Kegiatan Delegasi IAWP
Salah satu bentuk keterlibatan Pecalang tampak saat para delegasi IAWP dari berbagai negara mengikuti kegiatan penanaman mangrove di Mangrove Arboretum Park, Pedungan. Dalam kegiatan tersebut, Pecalang Desa Adat Pedungan turut mendukung pengamanan bersama Polri.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penyarikan Desa Adat Pedungan Kadek Duwi Cahyadi mengapresiasi pelibatan Pecalang dalam pengamanan rangkaian IAWP ke-63. Menurut dia, kerja sama itu memperlihatkan kolaborasi aparat keamanan dan unsur pengamanan yang berbasis desa adat.
“Sinergitas pengamanan Pecalang dengan Polri sangat luar biasa. Kami dari Desa Adat Pedungan mengucapkan terima kasih kepada Polri karena sudah melibatkan Pecalang Desa Adat dalam kegiatan ini,” ujar Kadek.
Kadek mengatakan Pecalang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan desa adat. Karena itu, kerja sama dengan Polri dinilai penting untuk mendukung kegiatan berskala internasional yang berlangsung di Bali.
“Di Bali, eksistensi agama dan budaya itu adalah desa adat. Untuk menjaga eksistensi dan keamanan itu, keberadaan Pecalang menjadi terdepan yang berkolaborasi dan bekerja sama dengan aparatur pemerintah, khususnya Polri,” katanya.
Sinergi Pengamanan Menghormati Kearifan Lokal Bali
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya pada Selasa (22/9/2026) menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pecalang merupakan bagian penting dalam mendukung pengamanan kegiatan internasional.
Menurut Trunoyudo, kolaborasi tersebut sekaligus membangun keterlibatan masyarakat dengan mempertimbangkan kearifan lokal Bali. Polri juga mengapresiasi sinergitas yang terjalin dalam pengamanan rangkaian IAWP ke-63.
“Polri mengapresiasi sinergitas yang terjalin bersama Pecalang dalam pengamanan rangkaian IAWP ke-63. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keamanan dapat dibangun bersama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat serta tetap menghormati kearifan lokal,” ujar Trunoyudo.
Ia mengatakan keterlibatan masyarakat melalui Pecalang memperkuat upaya Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama rangkaian kegiatan IAWP. Kehadiran Pecalang juga menjadi bentuk kerja sama dalam memberikan rasa aman kepada peserta dan delegasi yang hadir di Bali.
“Sinergitas seperti ini merupakan bentuk kebersamaan dalam menjaga keamanan. Polri bersama masyarakat, termasuk Pecalang, dapat hadir dan bekerja sama untuk memberikan rasa aman bagi seluruh peserta dan delegasi yang hadir di Bali,” katanya.
Kolaborasi Diharapkan Terus Dipertahankan
Pengamanan IAWP ke-63 di Bali mencerminkan upaya Polri menggabungkan peran aparat keamanan dengan unsur masyarakat adat. Dalam pelaksanaannya, Pecalang turut mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi delegasi dari berbagai negara.
Kadek berharap kolaborasi Polri dan desa adat dapat terus dipertahankan, terutama ketika Bali menjadi lokasi berbagai kegiatan internasional. Menurut dia, budaya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Bali.
“Harapan ke depan, tentu sinergitas ini harus dipertahankan. Budaya tidak bisa dilepaskan dari Bali, sehingga sinergitas pengamanan Polri dan desa adat harus terus terjaga,” tegasnya.
Melalui kerja sama tersebut, pengamanan rangkaian IAWP ke-63 tidak hanya mengedepankan aspek keamanan. Sinergi Polri dan Pecalang juga memperkuat peran masyarakat adat sebagai bagian dari kekuatan lokal Bali dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan internasional.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















