Headline.co.id, Jakarta ~ Propam Polda Jawa Tengah bersama Sipropam Polres Karanganyar mengecek dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Bhayangkari Polres Karanganyar Cabang Bejen, Jumat (18/9/26) sekitar pukul 03.00 WIB. Pemeriksaan dilakukan di Desa Tegalasri, Kelurahan Bejen, Kecamatan Karanganyar, untuk memastikan proses penyediaan makanan bagi ribuan siswa berlangsung higienis dan memenuhi standar keamanan pangan. Petugas memeriksa seluruh rangkaian produksi, mulai dari bahan baku, pengolahan, pemorsian, hingga distribusi. Pada hari itu, sebanyak 2.672 siswa dari jenjang TK hingga SMA menjadi penerima manfaat SPPG Cabang Bejen.
Pengecekan Propam Polda Jateng tersebut dilakukan saat aktivitas dapur mulai berlangsung. Pengawasan diarahkan pada kondisi fasilitas, kebersihan bahan makanan, proses pengolahan, pengemasan, serta ketepatan penyaluran makanan ke sekolah penerima manfaat.
Propam Polda Jateng Periksa Fasilitas Dapur SPPG
Tim pemeriksa dipimpin Kanit Hartib I Subbidprovos Bidpropam Polda Jateng AKP Muh Arif Fahrudin, S.H., M.H., bersama Kasipropam Polres Karanganyar AKP Sulaiman, S.H. Mereka mengecek sejumlah bagian di SPPG Cabang Bejen untuk memastikan seluruh proses penyediaan makanan berjalan sesuai ketentuan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Fasilitas yang diperiksa meliputi gudang bahan kering dan basah, area persiapan bahan makanan, dapur produksi, area pemorsian, tempat penyimpanan peralatan, hingga area distribusi. Pemeriksaan juga mencakup aspek keamanan dan kualitas pangan untuk memastikan makanan layak disajikan kepada para penerima manfaat.
Dari hasil pemeriksaan, kondisi berbagai ruangan dan fasilitas SPPG Cabang Bejen dinyatakan baik. Keamanan dan kualitas pangan juga dinyatakan memenuhi untuk penyajian. Sementara itu, distribusi makanan dinilai telah sesuai dengan sasaran sekolah penerima manfaat.
SPPG Cabang Bejen menyiapkan makanan bagi 2.672 siswa yang berasal dari sejumlah sekolah di wilayah Karanganyar. Para penerima manfaat berasal dari berbagai jenjang pendidikan, yakni TK, SD, SMP, hingga SMA.
Menu yang disiapkan pada hari pemeriksaan terdiri atas roti ayam cincang bolognase, tahu goreng, mix vegetable saute, serta buah jeruk. Dengan jumlah penerima manfaat yang mencapai ribuan siswa, pemeriksaan tidak hanya menitikberatkan pada pemenuhan jumlah porsi, tetapi juga keamanan makanan yang diterima siswa.
Pengawasan dilakukan untuk memastikan makanan yang telah disiapkan dapat didistribusikan tepat waktu dan sesuai sasaran. Langkah tersebut menjadi bagian dari pengawalan program pemenuhan gizi agar penyediaan makanan berlangsung transparan serta tidak mengabaikan keselamatan penerima manfaat.
Pengawasan Keamanan Pangan Dilakukan Berkala
Selain pemeriksaan oleh Propam Polda Jateng dan Sipropam Polres Karanganyar, pengawasan harian terhadap makanan dilakukan pegawai SPPG yang memiliki kompetensi ahli gizi. Personel Seksi Dokkes Polres Karanganyar juga memberikan pelatihan kepada pegawai ahli gizi SPPG setiap Sabtu dan Minggu.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mengenai keamanan pangan. Pengawasan dan pembekalan dilakukan agar setiap tahapan penyediaan makanan, mulai dari pengolahan hingga distribusi, tetap memperhatikan standar keamanan.
Kasipropam Polres Karanganyar AKP Sulaiman, S.H., mengatakan pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh proses berjalan baik dan keselamatan penerima manfaat tetap menjadi perhatian.
“Pengecekan ini untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, terutama terkait kebersihan, keamanan pangan, kondisi fasilitas serta ketepatan distribusi. Yang paling utama adalah makanan yang diterima anak-anak harus aman, layak dan sesuai sasaran,” jelasnya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas SPPG Cabang Bejen dalam kondisi baik. Aspek keamanan dan kualitas pangan dinyatakan memenuhi untuk penyajian, sedangkan distribusi makanan telah sesuai dengan sekolah penerima manfaat.
Dukung beri centang Headline.co.id di icon G (Gratis) atau Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.














