Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Berita

Kemenkes Perkuat Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan

Dwina by Dwina
45 minutes ago
in Berita
Reading Time: 3 mins read
393 30
A A
0
: Ilustrasi publik diminta waspada terhadap maraknya hoaks dan disinformasi. (AI Generated)

Kemenkes Siapkan Respons Cepat Hadapi Hoaks Kesehatan (Dok. Infopublik)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat penanganan hoaks kesehatan dengan meluncurkan Playbook Respons Cepat Penanganan Hoaks Kesehatan pada Kamis (17/9/2026). Instrumen tersebut diperkenalkan dalam Lokakarya Penanganan Hoaks Kesehatan Nasional di Auditorium Dr. J. Leimena, Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk mengubah penanganan disinformasi yang sebelumnya bersifat ad hoc menjadi mekanisme yang lebih terstruktur dan terukur.

Contents

    • 0.1. Enam Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional
    • 0.2. Cara Menghafal Al-Qur’an: Tips dari Penghafal 30 Juz
  • 1. Playbook Ubah Penanganan Hoaks Kesehatan
  • 2. Dampak Hoaks Kesehatan terhadap Imunisasi
  • 3. Kemenkes Siapkan Kanal Pelaporan Terintegrasi
  • 4. Imbauan untuk Memeriksa Informasi Kesehatan

Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono mengatakan hoaks kesehatan dapat memengaruhi keputusan masyarakat. Karena itu, Kemenkes menyiapkan sistem respons yang mencakup regulasi, tata kelola, koordinasi lintas sektor, kanal pelaporan, serta prosedur kerja dalam menangani informasi yang keliru.

You might also like

: Enam peserta ditetapkan sebagai peserta terbaik ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Ekshibisi perdana ini diikuti 28 peserta Tuli dari 14 komunitas dan menjadi langkah awal pengembangan MTQ yang lebih inklusif. (Foto: Humas Kemenag)

Enam Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional

18 September 2026
: Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan proses panjang. Muslim Dermiwa Riko Putra, peserta MTQN ke-31 asal Sumatera Barat, menyelesaikan hafalan 30 juz pada usia 10 tahun. Ia membagikan cara yang digunakannya, mulai dari membaca ayat terlebih dahulu, membagi hafalan menjadi bagian kecil, menutup mushaf untuk menguji hafalan, hingga menjadikan murajaah sebagai kebiasaan/Foto Humas Kemenag.

Cara Menghafal Al-Qur’an: Tips dari Penghafal 30 Juz

18 September 2026

Playbook Ubah Penanganan Hoaks Kesehatan

Dante menjelaskan pendekatan konvensional tidak lagi memadai untuk menghadapi penyebaran disinformasi kesehatan. Menurut dia, diperlukan pola kerja yang memiliki pembagian peran dan mekanisme yang jelas agar respons terhadap hoaks dapat dilakukan secara konsisten.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Kementerian Kesehatan terus memperkuat sistem penanganan hoaks, mulai dari penataan regulasi dan tata kelola, penguatan koordinasi lintas sektor, pengembangan kanal penanganan hoaks yang terintegrasi, hingga penyusunan Playbook Respons Cepat Penanganan Hoaks Kesehatan,” kata Dante saat meresmikan playbook tersebut.

Ia menyebut playbook menjadi instrumen untuk membangun cara kerja yang lebih terorganisasi. “Playbook ini adalah instrumen untuk mewujudkan cara kerja yang lebih terstruktur, dari yang selama ini masih ad hoc menjadi mekanisme. Sekali lagi, dari ad hoc menjadi mekanisme, bentuknya adalah playbook,” ujarnya.

Dampak Hoaks Kesehatan terhadap Imunisasi

Urgensi penguatan sistem penanganan hoaks kesehatan terlihat dari dampaknya terhadap perlindungan masyarakat. Kemenkes mencatat wabah atau kejadian luar biasa campak di sejumlah daerah sepanjang 2025 hingga 2026 yang mengakibatkan 72 anak meninggal dunia.

Selain campak, polio yang dapat menyebabkan lumpuh layu akut, kelemahan, atau kelumpuhan mendadak kembali mewabah di Papua, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kemenkes menyebut wabah dapat terjadi ketika kekebalan masyarakat menurun sehingga virus menyebar dan menyebabkan kesakitan, disabilitas permanen, hingga kematian.

Menurut Kemenkes, penurunan cakupan imunisasi anak secara beruntun menjadi salah satu penyebab utama munculnya wabah tersebut. Data Direktorat Pengelolaan Imunisasi Kemenkes menunjukkan cakupan imunisasi nasional turun dari 95 persen pada 2023 menjadi 87 persen pada 2024 dan 80 persen pada 2025.

Untuk membangun perlindungan masyarakat, cakupan imunisasi minimal 90–95 persen dibutuhkan secara universal dan merata hingga tingkat kabupaten/kota. Penurunan cakupan imunisasi lain dipicu penyebaran hoaks terkait imunisasi, tuberkulosis (TB), air susu ibu (ASI), serta program vitamin dan suplemen untuk imunitas tubuh.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hoaks kesehatan menjadi salah satu kategori dengan jumlah sebaran tinggi. Dalam periode Agustus 2018 hingga September 2026, terdeteksi 2.622 hoaks kesehatan yang beredar di berbagai platform digital. Isu imunisasi menjadi topik dengan jumlah hoaks tertinggi.

Kemenkes Siapkan Kanal Pelaporan Terintegrasi

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan dampak hoaks tidak hanya berkaitan dengan kesalahan pemahaman atau pembentukan opini. Informasi yang keliru juga dapat mendorong masyarakat mengambil keputusan dan melakukan tindakan yang salah.

“Pertama, menurut pandangan kami, hoaks ini tidak hanya memengaruhi pemahaman atau opini, tapi juga sudah membuat orang membuat keputusan yang salah dan bertindak yang salah. Kedua, hoaks itu bisa menyebabkan kesakitan, kecacatan bahkan kematian,” tegas Aji.

Untuk merespons persoalan tersebut, Kemenkes bersama Komdigi dan Pokja RCCE menyiapkan infrastruktur serta mekanisme terpadu. Kemenkes juga telah memetakan peran lintas fungsi di kementerian dan lembaga, pembagian tugas, hasil yang diharapkan, waktu pelaksanaan, serta standar operasional prosedur (SOP).

“Kami sudah menyiapkan, juga memetakan peran lintas fungsi di kementerian atau lembaga, termasuk di internal, siapa melakukan apa dan hasilnya seperti apa, berapa lama, dan seterusnya, termasuk SOP-nya,” ujar Aji.

Kemenkes sedang menyiapkan microsite sebagai kanal bagi masyarakat untuk melaporkan informasi yang diduga hoaks. Kanal itu juga akan memuat artikel dan konten kesehatan yang disiapkan tim respons serta direncanakan terintegrasi dengan situs Kemenkes.

Penguatan sistem juga dilakukan melalui pengembangan kanal yang terintegrasi dengan Halo Kemenkes. Langkah ini melengkapi penataan regulasi dan tata kelola serta koordinasi lintas sektor.

Imbauan untuk Memeriksa Informasi Kesehatan

Masyarakat diimbau menyaring informasi yang diterima dan memeriksa kebenarannya berdasarkan sumber serta fakta ilmiah. Kanal resmi pemerintah dapat dimanfaatkan ketika masyarakat membutuhkan kepastian mengenai informasi kesehatan.

Melalui mekanisme yang lebih terstruktur, Kemenkes menargetkan penanganan disinformasi kesehatan dapat dilakukan lebih cepat dan terukur. Upaya tersebut diharapkan mencegah masyarakat mengambil keputusan kesehatan berdasarkan informasi yang keliru.

Tags: berita jakartaHeadlineJakartaKementerianKesehatan

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Dwina

Dwina

Related Stories

: Enam peserta ditetapkan sebagai peserta terbaik ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Ekshibisi perdana ini diikuti 28 peserta Tuli dari 14 komunitas dan menjadi langkah awal pengembangan MTQ yang lebih inklusif. (Foto: Humas Kemenag)

Enam Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional

by wahyu
18 September 2026
0

Headline.co.id, Semarang ~ Enam peserta ditetapkan sebagai peserta terbaik dalam ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara...

: Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan proses panjang. Muslim Dermiwa Riko Putra, peserta MTQN ke-31 asal Sumatera Barat, menyelesaikan hafalan 30 juz pada usia 10 tahun. Ia membagikan cara yang digunakannya, mulai dari membaca ayat terlebih dahulu, membagi hafalan menjadi bagian kecil, menutup mushaf untuk menguji hafalan, hingga menjadikan murajaah sebagai kebiasaan/Foto Humas Kemenag.

Cara Menghafal Al-Qur’an: Tips dari Penghafal 30 Juz

by Fajar
18 September 2026
0

Headline.co.id, Semarang ~ Muslim Dermiwa Riko Putra, peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-31 Tahun 2026 asal Sumatera Barat, membagikan...

: Menko PMK Pratikno menegaskan jaminan produk halal bukan hambatan bagi pertumbuhan ekonomi, melainkan fondasi kepercayaan konsumen dan perdagangan berkelanjutan. Dalam KTT Halal 20 (H20) ke-5 di Jakarta, pemerintah mendorong penguatan kerja sama dan mutual recognition sertifikat halal antarnegara untuk memperluas akses pasar sekaligus memperkuat rantai pasok halal global. (Foto: Wandi/InfoPublik)

Sertifikasi Halal Antarnegara Didorong untuk Perkuat Perdagangan Global

by Dwina
18 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Indonesia mendorong penyelarasan standar dan pengakuan bersama sertifikasi halal antarnegara untuk memperkuat perdagangan global. Menteri Koordinator Bidang...

: Kick-off Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2026 di SDN Menteng 01, Jakarta, Kamis (17/9/2026). (Sumber: Kemenkes)

Kemenkes Perkuat Peran Sekolah Cegah Gigi Berlubang pada Anak

by Dani
18 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendorong penguatan pencegahan gigi berlubang pada anak sejak usia sekolah. Upaya itu dilakukan setelah...

Cegah Masalah Sejak Dini, Polda Metro Jaya Dekatkan Polisi dengan Pelajar

Program Bapak Asuh Polda Metro Jaya Perkuat Perlindungan Pelajar

by Ari Wibowo muhammad
18 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Metro Jaya memperkuat pencegahan berbagai persoalan yang dapat mengganggu keamanan dan masa depan pelajar melalui Program...

Wakapolri: Green Policing Hadir Saat Karhutla dan Kejahatan Lingkungan Makin Kompleks

Green Policing Diperkuat lewat Pusat Studi Kepolisian UNRI

by Aditya
18 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Green Policing diperkuat melalui peresmian Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan LPPM Universitas Riau (UNRI) di Kampus Universitas...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

:

KPP Sumenep Perkuat Peran Komunitas di Bidang Pendidikan

14 September 2026
Polresta Tidore Gelar Apel Siaga untuk Keamanan Ramadan 1447 H

Polresta Tidore Gelar Apel Siaga untuk Keamanan Ramadan 1447 H

23 February 2026
Petugas Satlantas Polres Gunungkidul melakukan pemeriksaan dan penindakan terhadap pengendara sepeda motor dalam rangka Operasi Keselamatan Progo 2026

Polres Gunungkidul Catat Kenaikan 23 Persen Kegiatan Preventif dalam Operasi Keselamatan Progo 2026

16 February 2026
Pemerintah Siapkan Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Internet Cepat

Pemerintah Siapkan Seleksi Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz untuk Internet Cepat

9 April 2026
Yordania Nyatakan Dukungan untuk Pasukan Indonesia di Gaza

Yordania Nyatakan Dukungan untuk Pasukan Indonesia di Gaza

27 February 2026
Brimob Polda Sumut Lanjutkan Bantuan di Batang Toru

Brimob Polda Sumut Lanjutkan Bantuan di Batang Toru

28 January 2026
Bupati Banggai Dorong Penguatan Iman Menjelang Ramadan 1446 H

Bupati Banggai Dorong Penguatan Iman Menjelang Ramadan 1446 H

4 February 2026

Artikel Terbaru

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

Bank of Japan Naikkan Suku Bunga Jadi 1,25 Persen, Tertinggi dalam 31 Tahun

18 September 2026
: Alhamuddin dan Nindi, kakak-adik dari Lombok Tengah yang tumbuh bersama Al-Qur’an. (Foto: Humas Kemenag)

Alhamuddin dan Nindi Tampil di MTQ Nasional Bawa Nama NTB

18 September 2026
: Enam peserta ditetapkan sebagai peserta terbaik ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Ekshibisi perdana ini diikuti 28 peserta Tuli dari 14 komunitas dan menjadi langkah awal pengembangan MTQ yang lebih inklusif. (Foto: Humas Kemenag)

Enam Peserta Terbaik Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional

18 September 2026
Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

Italia Kerahkan Kapal Perang ke Bab al-Mandeb, Tak Tunggu Keputusan Bersama Uni Eropa

18 September 2026
:

Padang Temukan 2.700 Kasus TBC lewat Tracing Aktif

18 September 2026
: Menghafal Al-Qur’an 30 juz membutuhkan proses panjang. Muslim Dermiwa Riko Putra, peserta MTQN ke-31 asal Sumatera Barat, menyelesaikan hafalan 30 juz pada usia 10 tahun. Ia membagikan cara yang digunakannya, mulai dari membaca ayat terlebih dahulu, membagi hafalan menjadi bagian kecil, menutup mushaf untuk menguji hafalan, hingga menjadikan murajaah sebagai kebiasaan/Foto Humas Kemenag.

Cara Menghafal Al-Qur’an: Tips dari Penghafal 30 Juz

18 September 2026
Australia Akan Tahan Pelanggar Visa, 100 Petugas dan 250 Tempat Detensi Disiapkan

Australia Akan Tahan Pelanggar Visa, 100 Petugas dan 250 Tempat Detensi Disiapkan

18 September 2026

Popular Story

Polri Hadirkan Ratusan Personel DVI Profesional Untuk Identifikasi Korban KM Virgo
Nasional

Polri Siagakan 140 Personel DVI untuk Korban KM Virgo

by Fajar
15 September 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Polri menyiagakan 140 personel Disaster Victim Identification (DVI) untuk...

Read moreDetails

Alhamuddin dan Nindi Tampil di MTQ Nasional Bawa Nama NTB

Polisi Kejar Warga Malaysia dalam Kasus Narkoba di Balikpapan

Green Policing Diperkuat lewat Pusat Studi Kepolisian UNRI

Persib Langsung Latihan Ringan Setibanya di Seoul

TP-PKK Balangan Sabet Lima Penghargaan di Jambore PKK Kalsel 2026

Alex Martins Cetak Gol Perdana, Persebaya Tekuk PSIM 1-0

BIGBANG Gelar Konser di JIS 16 Januari 2027, Tiket Dijual Mulai Hari Ini

Polres Ende Bersihkan Puing Masjid Daarul Jamaal Pascagempa

Starter Persib Hadapi FC Seoul, Igor Tolic Pasang Lima Bek

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.