Headline.co.id, Probolinggo ~ Polres Probolinggo mengerahkan personel gabungan dan kendaraan dinas yang dimodifikasi menjadi tangki air untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kebakaran pertama kali terpantau di savana Blok Pengol, tidak jauh dari Bukit Teletubbies, pada Kamis (10/9/2026) sore. Upaya pemadaman dilakukan untuk mencegah api merembet ke kawasan hutan di sekitarnya dengan menempatkan personel di sejumlah sektor.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan kepolisian terus berkoordinasi dengan seluruh pihak dalam penanganan karhutla tersebut. “Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam penanganan karhutla. Bersama-sama kita lakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas,” kata Asmida di Kabupaten Probolinggo, Sabtu (12/9/2026).
Polres Probolinggo Gunakan Mobil Tangki Berkapasitas 1.000 Liter
Selain mengerahkan personel, Polres Probolinggo menurunkan kendaraan dinas yang telah dimodifikasi menjadi tangki air berkapasitas 1.000 liter. Kendaraan itu digunakan untuk menembus medan dan memasok air kepada tim pemadam di lokasi yang sulit dijangkau.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Personel kepolisian ditempatkan di sejumlah sektor untuk mengendalikan pergerakan api dan melokalisasi titik-titik kebakaran. Langkah tersebut dilakukan agar api tidak menyebar ke area lain di kawasan Gunung Bromo.
Proses pemadaman menghadapi kendala berupa kondisi vegetasi yang kering dan embusan angin kencang. Kondisi itu dapat mempercepat penyebaran api di area terdampak.
Meski menghadapi kendala, personel gabungan Polres Probolinggo bersama instansi lintas sektor dan relawan tetap melakukan pemadaman serta penyisiran di sekitar lokasi. Penyisiran dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api baru yang dapat memicu kebakaran kembali.
Titik Api Masih Ditemukan di Lembah Watangan
Berdasarkan informasi dari lapangan, kebakaran di Blok Pengol berhasil dipadamkan pada Sabtu (12/9/2026). Namun, titik api masih ditemukan dan meluas ke kawasan Lembah Watangan atau yang lebih dikenal sebagai Bukit Teletubbies.
Polres Probolinggo bersama seluruh unsur terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan di lokasi. Upaya tersebut diarahkan untuk mencegah kebakaran semakin meluas.
Selain memadamkan api, polisi memperketat patroli dan pemantauan terhadap akses wisata di kawasan Gunung Bromo. Pengamanan dilakukan untuk mencegah masyarakat maupun wisatawan memasuki area yang masih berisiko.
Wisatawan Diminta Patuhi Pembatasan Akses
Polisi mengimbau wisatawan dan pelaku wisata mematuhi pembatasan akses yang diberlakukan demi keselamatan bersama. Masyarakat juga diminta bersabar hingga kawasan terdampak dinyatakan aman dan dibuka kembali oleh otoritas berwenang.
Kapolres Probolinggo juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah meluasnya kebakaran. “Peran aktif masyarakat sangat penting. Mari bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” ujarnya.




















