Headline.co.id, Jakarta ~ PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United FC pada laga kandang perdana BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/09/2026) sore. Kekalahan tersebut menjadi hasil negatif kedua PSS dalam dua pertandingan awal musim. Madura United mengamankan kemenangan melalui dua gol Dimitar Georgiev Mitkov dan satu gol Juan Danilo Santacruz Gonzalez. PSS hanya mampu membalas lewat sundulan Matheus Fornazari pada menit ke-84 setelah berusaha menekan sepanjang pertandingan.
Madura United Unggul Menjelang Babak Pertama Berakhir
PSS Sleman berusaha mengendalikan permainan sejak wasit Nendi Rohaendy meniup peluit awal. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu membangun serangan melalui penguasaan dan sirkulasi bola, sekaligus mencoba menekan pertahanan Madura United.
Namun, upaya tersebut belum menghasilkan peluang yang dapat dikonversi menjadi gol. Efektivitas PSS di area akhir menjadi salah satu kendala, ditambah kesalahan dalam mengantisipasi transisi permainan tim tamu.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Madura United mampu membaca momentum dengan lebih baik. Saat PSS membangun tekanan, tim tamu memanfaatkan ruang yang terbuka untuk mengembangkan serangan dan menciptakan peluang.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-45. Dimitar Georgiev Mitkov melepaskan tendangan jarak jauh yang membawa Madura United unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
PSS Kembali Kebobolan pada Awal Babak Kedua
PSS belum sempat membangun respons setelah jeda ketika Madura United memperlebar keunggulan. Pada menit ke-46, Juan Danilo Santacruz Gonzalez menerobos lini pertahanan tuan rumah sebelum melepaskan tendangan melengkung.
Gol tersebut membuat Madura United unggul 2-0. PSS kemudian mencoba mengubah permainan melalui rotasi pemain dan peningkatan tekanan di lini depan.
Tekanan yang dibangun PSS belum mampu mengubah kedudukan. Sebaliknya, Madura United kembali memanfaatkan kesalahan antisipasi di lini pertahanan tuan rumah.
Mitkov mencetak gol keduanya pada menit ke-67 melalui sontekan setelah menerima umpan silang. Gol itu membuat Madura United semakin jauh dengan keunggulan 3-0 atas PSS Sleman.
Matheus Fornazari Perkecil Ketertinggalan
Tertinggal tiga gol tidak membuat PSS menghentikan usaha untuk mengejar. Para pemain Super Elang Jawa terus membangun tekanan hingga menit-menit akhir pertandingan.
Dukungan dari tribun Stadion Maguwoharjo juga tetap mengiringi perjuangan PSS. Publik Sleman terus memberikan semangat meski tim tuan rumah berada dalam posisi tertinggal.
Tekanan tersebut akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-84. Matheus Fornazari menyambut situasi di depan gawang dengan sundulan terukur untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-3.
Gol Fornazari belum cukup menyelamatkan PSS dari kekalahan. Peluit panjang memastikan Madura United membawa pulang tiga poin dari Stadion Maguwoharjo.
Efektivitas dan Transisi Jadi Evaluasi PSS
Hasil pertandingan menghadirkan sejumlah catatan bagi PSS Sleman. Tim tuan rumah mampu memainkan beberapa fase pertandingan dengan penguasaan bola dan keberanian membangun serangan.
Namun, efektivitas di sepertiga akhir, ketenangan dalam mengambil keputusan, serta kedisiplinan saat menghadapi transisi lawan masih perlu diperbaiki. Kesalahan dalam situasi tersebut memberi ruang bagi Madura United untuk mencetak tiga gol.
Kekalahan dari Madura United menjadi kekalahan kedua PSS dalam dua pertandingan awal BRI Super League 2026/2027. PSS belum mengoleksi poin dari dua laga yang telah dijalani.
Meski demikian, perjalanan musim masih panjang. PSS perlu melanjutkan kerja keras melalui evaluasi dan perbaikan untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Dukungan publik Sleman yang tetap hadir selama pertandingan menjadi bagian penting dalam upaya tim untuk bangkit.





















