Headline.co.id, Depok ~
SLEMAN – Kader Jaringan Kader Adminduk Depok Agar Tertib dan Tertata (JAKADARA) Padukuhan Gempol membantu mendekatkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui program Gerakan Dukuh Peduli Kependudukan (GERUDUK) dan Jemput Bola (JEBOL). Kegiatan tersebut berlangsung di Padukuhan Gempol, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, Rabu (10/9/2026). Layanan bergerak ini digelar untuk menjangkau warga yang memiliki keterbatasan waktu maupun akses terhadap pelayanan adminduk. Dalam pelaksanaannya, kader menyebarluaskan informasi, mendampingi registrasi, dan menjembatani kebutuhan dokumen warga dengan pemerintah kalurahan.
Kegiatan layanan adminduk itu mencatatkan sejumlah hasil, lain 85 aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), 10 Kartu Identitas Anak (KIA), 15 penerbitan Kartu Keluarga (KK), 17 KTP-el, serta 62 pengurusan Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kader JAKADARA Dampingi Proses Layanan Adminduk
Dalam program GERUDUK dan JEBOL, kader JAKADARA Gempol berperan sebagai garda terdepan pelayanan. Mereka membantu menyampaikan informasi kepada warga sekaligus mendampingi masyarakat selama proses registrasi dokumen kependudukan.
Para kader juga menjadi penghubung warga dan pemerintah kalurahan. Peran tersebut dilakukan untuk membantu memastikan kebutuhan dokumen kependudukan masyarakat dapat tersampaikan dalam layanan yang berlangsung di tingkat padukuhan.
Dukuh Gempol, Ari Susanti, turut turun langsung bersama kader untuk memfasilitasi warga. Ia memberikan dukungan terhadap kolaborasi pemerintah padukuhan dan kader JAKADARA dalam pelaksanaan layanan adminduk.
Ari menilai kerja sama tersebut efektif untuk menjangkau masyarakat yang menghadapi keterbatasan waktu maupun akses terhadap pelayanan administrasi kependudukan.
“Kerja sama Dukuh dan Kader JAKADARA menjadi kekuatan utama dalam memastikan informasi pelayanan kependudukan dapat tersampaikan secara luas dan merata kepada seluruh warga,” tegas Ari.
Edukasi Pentingnya Keakuratan Data Kependudukan
Selain membantu proses layanan, perwakilan kader JAKADARA Gempol, Mardliah Noor Fuadiana dan Tri Suhartati, turut memberikan edukasi kepada warga. Edukasi tersebut menekankan pentingnya keakuratan data kependudukan.
Keakuratan data menjadi bagian penting dalam pengurusan dokumen legalitas kependudukan. Melalui pendampingan di tingkat padukuhan, warga memperoleh penjelasan mengenai tata cara pengurusan dokumen tersebut.
Kedekatan emosional kader dan masyarakat di tingkat padukuhan dinilai memudahkan warga memahami prosedur pelayanan. Kondisi itu turut mendukung pelaksanaan layanan adminduk agar lebih mudah dijangkau masyarakat.
Ratusan Dokumen dan Layanan Berhasil Difasilitasi
Kolaborasi kader JAKADARA, Dukuh Gempol, dan perangkat daerah menghasilkan layanan dalam sejumlah kategori. Aktivasi IKD menjadi layanan dengan jumlah terbanyak, yakni 85 layanan.
Selain itu, terdapat 62 pengurusan Perlindungan Sosial, 17 penerbitan KTP-el, 15 penerbitan KK, dan 10 KIA. Data tersebut menjadi catatan hasil pelayanan adminduk melalui kegiatan GERUDUK dan JEBOL di Padukuhan Gempol.
Melalui partisipasi aktif kader JAKADARA dan dukungan perangkat daerah, pelayanan administrasi kependudukan di Kalurahan Condongcatur diharapkan semakin dekat, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.















