Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghadirkan edukasi kebencanaan secara interaktif dalam pameran Asia Disaster Management and Civil Protection Expo & Conference (ADEXCO) 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta. Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu (12/9/2026) itu mengajak masyarakat mengenali ancaman bencana dan memahami pentingnya kesiapsiagaan. Edukasi dilakukan melalui maket, layanan informasi, kuis, tayangan visual, serta pameran kendaraan dan peralatan penanganan bencana.
Keikutsertaan BNPB dalam ADEXCO 2026 tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi mengenai penanggulangan bencana. Melalui booth di Hall D2, BNPB juga membuka ruang interaksi agar pengunjung dapat memahami karakteristik ancaman dan risiko bencana, sekaligus mengenali langkah yang perlu dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
BNPB Tampilkan Maket Kebencanaan dan DIBI
Dalam pameran indoor, BNPB menampilkan berbagai produk serta materi edukasi kebencanaan. Materi tersebut meliputi maket diorama kebencanaan, miniatur sistem peringatan dini atau early warning system (EWS), maket mobil dan perahu BNPB, maket rumah aman gempa, buku, serta berbagai produk informasi kebencanaan lainnya.
Pengunjung juga dapat melihat maket kebakaran hutan dan lahan serta maket erupsi Gunung Semeru. Menurut Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, materi visual itu membantu masyarakat memahami ancaman bencana di lingkungan sekitar.
“Pengunjung dapat melihat secara langsung maket kebakaran hutan dan lahan serta maket erupsi Gunung Semeru. Materi tersebut memberikan gambaran visual mengenai karakteristik bencana sehingga pengunjung dapat lebih mudah memahami ancaman dan risiko yang dapat terjadi di lingkungan sekitar,” kata Berton dalam keterangannya, Jumat (11/9/2026).
Selain maket, BNPB memperkenalkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Layanan tersebut memungkinkan pengunjung mengenal data kejadian bencana di Indonesia serta memahami pemanfaatan data kebencanaan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai risiko bencana.
Kuis Kebencanaan Digelar Dua Kali Sehari
Edukasi di booth BNPB diperkuat dengan kuis kebencanaan yang digelar dua kali setiap hari. Pertanyaan dalam kuis mencakup tahapan penanggulangan bencana, mulai dari kondisi prabencana, saat bencana terjadi, hingga pascabencana.
Kuis itu menjadi sarana interaksi langsung BNPB dan pengunjung. Melalui pendekatan yang lebih ringan, masyarakat tidak hanya memperoleh informasi, tetapi juga dapat menguji pengetahuan mengenai langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi bencana.
Informasi kebencanaan juga ditampilkan melalui layar televisi di area booth. Penyajian secara visual tersebut melengkapi materi pameran dan memudahkan pengunjung dari berbagai latar belakang untuk memperoleh informasi kebencanaan.
Pameran Outdoor Libatkan Basarnas, TNI, dan BPBD Jawa Timur
Selain pameran indoor, BNPB bersama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI, dan BPBD Jawa Timur menggelar pameran outdoor. Area ini menampilkan kendaraan command centre, mobil rescue truck, Mosipena, serta perahu amfibi yang dapat dikunjungi langsung oleh masyarakat.
BNPB juga menghadirkan dokumentasi foto dan video melalui galeri pembelajaran bencana Siklon Tropis Senyar. Dokumentasi tersebut memuat data mengenai proses kejadian, dampak yang ditimbulkan, serta upaya penanganan sejak tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Partisipasi BNPB dalam ADEXCO 2026 menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap informasi kebencanaan. Informasi yang mudah dipahami dinilai penting dalam membangun kesiapsiagaan karena pengetahuan mengenai ancaman dan risiko dapat membantu masyarakat menentukan langkah yang tepat ketika menghadapi bencana.
ADEXCO 2026 juga menjadi ruang pertemuan berbagai pemangku kepentingan di bidang manajemen bencana dan perlindungan sipil. Kehadiran teknologi, inovasi, dan solusi kebencanaan dalam pameran tersebut membuka peluang pertukaran pengetahuan serta penguatan kolaborasi dalam menghadapi risiko bencana.
Melalui keikutsertaan itu, BNPB mendorong penanggulangan bencana yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika bencana terjadi, tetapi juga memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan pengurangan risiko bencana. Selama pameran berlangsung, booth BNPB di Hall D2 menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan meningkatkan pengetahuan kebencanaan melalui kegiatan edukatif serta interaktif.

















