Headline.co.id, Jakarta ~ Redmi Note 17 Series resmi diperkenalkan dengan empat model yang menyasar segmen berbeda, yakni Redmi Note 17, Redmi Note 17 5G, Redmi Note 17 Pro 5G, dan Redmi Note 17 Pro Max 5G. Xiaomi membanderol keluarga smartphone kelas menengah tersebut dengan harga mulai US$249, sementara model tertingginya, Redmi Note 17 Pro Max 5G, dipasarkan mulai US$499. Generasi terbaru ini menonjolkan kapasitas baterai besar, layar AMOLED, serta peningkatan ketahanan perangkat.
Redmi Note 17 menjadi model paling terjangkau dalam keluarga tersebut dengan harga mulai US$249, sedangkan Redmi Note 17 5G dibanderol mulai US$299. Untuk konsumen yang menginginkan spesifikasi lebih tinggi, Xiaomi menawarkan Redmi Note 17 Pro 5G mulai US$399 dan Redmi Note 17 Pro Max 5G mulai US$499.
Redmi Note 17 Series hadir ketika lini Redmi Note telah membukukan lebih dari 500 juta unit pengiriman secara global. Xiaomi memanfaatkan momentum tersebut dengan membawa baterai berkapasitas mulai 7.700 mAh hingga 10.000 mAh, sehingga daya tahan menjadi salah satu pembeda utama generasi terbaru ini.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Harga Redmi Note 17 Series
Xiaomi membagi Redmi Note 17 Series menjadi empat tingkatan berdasarkan konektivitas dan spesifikasi.
Redmi Note 17 menjadi model dasar dengan harga mulai US$249.
Redmi Note 17 5G berada satu tingkat di atasnya dengan harga awal US$299.
Sementara itu, Redmi Note 17 Pro 5G dipasarkan mulai US$399.
Model tertinggi Redmi Note 17 Pro Max 5G dibanderol mulai US$499.
Namun, Xiaomi menyebut konfigurasi, harga, dan ketersediaan perangkat dapat berbeda di setiap pasar.
Di sejumlah wilayah, Redmi Note 17 Pro Max juga telah diperkenalkan dengan harga awal 79.980 yen untuk konfigurasi RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.
Redmi Note 17 Jadi Model Paling Terjangkau
Redmi Note 17 menempati posisi sebagai model dasar dalam keluarga terbaru Xiaomi.
Perangkat ini menggunakan baterai berkapasitas 7.700 mAh yang mendukung pengisian cepat 45W.
Xiaomi juga memberikan fitur reverse charging 22,5W sehingga perangkat dapat digunakan untuk memberikan daya ke perangkat lain.
Pada sektor performa, Redmi Note 17 menggunakan Snapdragon 6s 4G Gen 2.
Ponsel tersebut dibekali layar AMOLED FHD+ berukuran 6,99 inci dengan perlindungan Gorilla Glass 7i.
Untuk ketahanan, Redmi Note 17 membawa perlindungan IP65.
Redmi Note 17 5G Bawa Snapdragon 4 Gen 4
Konsumen yang membutuhkan konektivitas 5G dapat memilih Redmi Note 17 5G dengan harga mulai US$299.
Model ini tetap menggunakan baterai 7.700 mAh dengan dukungan pengisian 45W serta reverse charging 22,5W.
Perbedaan utamanya terletak pada penggunaan chipset Snapdragon 4 Gen 4.
Redmi Note 17 5G juga dilengkapi Xiaomi Titan Battery System.
Baik Redmi Note 17 maupun Redmi Note 17 5G disebut memperoleh peringkat performa baterai bintang lima dari TÜV SÜD.
Redmi Note 17 Pro 5G Naik ke Baterai 8.340 mAh
Redmi Note 17 Pro 5G menjadi pilihan di kelas yang lebih tinggi dengan harga mulai US$399.
Kapasitas baterainya meningkat menjadi 8.340 mAh.
Perangkat tersebut mendukung pengisian cepat 67W dan reverse charging 22,5W.
Untuk performa, Xiaomi membekali Redmi Note 17 Pro 5G dengan Snapdragon 6s Gen 4.
Model Pro juga mendapatkan peningkatan signifikan pada sektor layar dan ketahanan dibandingkan dua model standar.
Redmi Note 17 Pro Max Jadi Model Tertinggi
Redmi Note 17 Pro Max 5G menjadi perangkat paling tinggi dalam keluarga Redmi Note 17 dengan harga awal US$499.
Salah satu spesifikasi paling menonjol adalah baterai silikon-karbon berkapasitas hingga 10.000 mAh dengan kandungan silikon 16 persen.
Untuk pasar tertentu, Xiaomi menawarkan versi dengan baterai 9.210 mAh yang dirancang untuk menghasilkan performa jangka panjang serupa.
Xiaomi mengklaim baterai Pro Max mampu menopang penggunaan hingga tiga hari dalam sekali pengisian tanpa mengaktifkan mode hemat daya.
Berdasarkan angka pengujian laboratorium perusahaan, perangkat tersebut dapat digunakan untuk memutar video hingga 40 jam, navigasi hingga 24 jam, dan bermain gim hingga 21 jam.
HyperCharge 100W Jadi Fitur Pro Max
Redmi Note 17 Pro Max mendukung teknologi 100W HyperCharge.
Menurut Xiaomi, pengisian sekitar 20 menit dapat menyediakan daya yang cukup untuk penggunaan selama satu hari.
Perangkat ini juga mendukung reverse charging hingga 27W.
Dengan kemampuan tersebut, Redmi Note 17 Pro Max dapat digunakan sebagai sumber daya darurat untuk perangkat lain.
Pengelolaan baterainya menggunakan Xiaomi Surge G2 Battery System.
Xiaomi menyatakan baterai tersebut mampu mempertahankan setidaknya 80 persen kapasitasnya setelah 1.600 siklus pengisian.
Perusahaan memperkirakan angka tersebut setara dengan sekitar enam tahun penggunaan normal.
Dua Model Pro Gunakan AMOLED 1.5K
Redmi Note 17 Pro dan Redmi Note 17 Pro Max mendapatkan layar AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K.
Panel tersebut memiliki refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nit.
Xiaomi menggunakan Gorilla Glass Victus 2 sebagai lapisan perlindungan layar.
Sementara itu, Redmi Note 17 dan Redmi Note 17 5G menggunakan layar AMOLED FHD+ berukuran 6,99 inci dengan Gorilla Glass 7i.
Perbedaan ini menjadi salah satu pembatas spesifikasi antara lini reguler dan Pro.
Model Pro Bawa Perlindungan hingga IP69K
Selain layar, Xiaomi meningkatkan ketahanan dua model Pro.
Redmi Note 17 Pro 5G dan Redmi Note 17 Pro Max 5G mendapatkan peringkat IP66, IP68, IP69, hingga IP69K.
Xiaomi menyebut kedua perangkat telah melalui pengujian ketahanan air selama 72 jam pada kedalaman hingga dua meter.
Keduanya juga menjalani pengujian SGS berupa simulasi jatuh dari ketinggian tiga meter ke permukaan granit.
Menurut Xiaomi, model Pro menjadi perangkat pertama yang memperoleh TÜV SÜD 5-star Titan Quality Certification secara keseluruhan.
Sertifikasi tersebut mencakup kesehatan baterai, perlindungan terhadap benturan, dan ketahanan terhadap air.
Redmi Note 17 Pro Max Pakai Snapdragon 6 Gen 5
Pada bagian performa, Redmi Note 17 Pro Max dibekali Snapdragon 6 Gen 5.
Untuk versi global, chipset tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5x 8 GB dan penyimpanan internal UFS 4.1 hingga 512 GB.
Sementara Redmi Note 17 Pro menggunakan Snapdragon 6s Gen 4.
Redmi Note 17 5G memakai Snapdragon 4 Gen 4 dan Redmi Note 17 versi dasar mengandalkan Snapdragon 6s 4G Gen 2.
Susunan tersebut memperlihatkan bahwa Xiaomi memberikan perbedaan performa yang cukup jelas di antara empat model.
Kamera 50 MP OIS Jadi Andalan Pro Max
Redmi Note 17 Pro Max juga mendapatkan kamera utama 50 megapiksel dengan optical image stabilisation atau OIS.
Pada versi global, kamera tersebut ditemani kamera ultrawide 8 megapiksel.
Kamera depan memiliki resolusi 32 megapiksel.
Perangkat juga tersedia dengan pilihan warna Cloud Blush yang menggunakan lapisan photochromic.
Sementara dalam materi promosi Redmi Note 17 Pro Series untuk India, Xiaomi memperlihatkan kedua model Pro dengan sistem dua kamera belakang dan modul kamera berbentuk persegi.
Redmi Note 17 Series Fokus pada Daya Tahan
Kapasitas baterai menjadi salah satu karakter yang paling terlihat dalam keluarga Redmi Note 17.
Dua model reguler membawa baterai 7.700 mAh, Redmi Note 17 Pro meningkat menjadi 8.340 mAh, sedangkan Redmi Note 17 Pro Max mencapai 10.000 mAh.
Xiaomi juga melengkapi perangkat tersebut dengan teknologi pengisian mulai 45W hingga 100W, tergantung modelnya.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya membedakan Redmi Note 17 Series berdasarkan chipset atau kamera, tetapi juga berdasarkan kapasitas baterai dan ketahanan perangkat.
Dengan harga mulai US$249 hingga US$499, Redmi Note 17 Series menawarkan empat pilihan yang masing-masing memiliki posisi berbeda. Model standar mengutamakan harga lebih terjangkau, sedangkan Redmi Note 17 Pro Max menjadi varian paling lengkap dengan baterai 10.000 mAh, 100W HyperCharge, Snapdragon 6 Gen 5, layar AMOLED 1.5K, kamera utama 50 megapiksel dengan OIS, serta perlindungan hingga IP69K.




















