Headline.co.id, Bogor ~ Pada Senin, 7 September 2026, kegiatan hari ketiga Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) di Universitas Pertahanan RI berfokus pada penguatan mental, psikologis, dan keterampilan vokasi. Setelah memulai hari dengan rutinitas ibadah, senam, dan apel pagi, para kadet mengikuti program Psikologi Lapangan yang dipandu oleh Dinas Psikologi TNI AU. Program ini mencakup dinamika kelompok dan simulasi lapangan yang dirancang untuk menguji ketangkasan, kemampuan memecahkan masalah, serta membangun kerja sama tim yang solid.
Pembinaan intensif ini memberikan dampak positif bagi para peserta. Mifdhali Kail Putra, seorang kadet dari Jakarta Utara, merasakan perubahan signifikan dalam kedisiplinannya, terutama dalam menjalankan ibadah dan rutinitas bangun pagi. Dengan penuh emosi, ia menyampaikan kerinduannya kepada keluarga dan bertekad untuk berubah menjadi lebih baik. “Semoga nanti Ibu bangga melihat saya yang sekarang. Saya menyesal atas perbuatan di masa lalu, dan ke depannya saya akan menjadi lebih baik,” ungkap Mifdhali. Ia juga mengingatkan generasi muda untuk menjauhi pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan.
Pada siang hari, kegiatan berlanjut dengan pelatihan vokasi yang difokuskan pada peningkatan kapasitas kemandirian ekonomi. Balai Pelatihan Kemenaker memberikan pelatihan mengenai Business Model Canvas (BMC), di mana para kadet diajarkan perbedaan berdagang yang berorientasi jangka pendek dan berbisnis dengan manajemen terstruktur serta berorientasi jangka panjang. Melalui kerangka kerja BMC, kadet dilatih untuk memetakan sembilan elemen penting dalam merancang ide bisnis yang kreatif, inovatif, dan terukur.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menjelang sore, semangat nasionalisme kadet dipupuk melalui materi wawasan kebangsaan bertajuk “Menjaga Indonesia” yang disampaikan oleh Dr. Begi Hersutanto. Kegiatan dilanjutkan dengan latihan fisik Pencak Silat. Seluruh agenda hari ketiga ini ditutup dengan pemutaran film perjuangan untuk merawat ingatan sejarah dan menanamkan nilai-nilai patriotisme, sebelum para peserta melaksanakan apel dan istirahat malam.



















