Headline.co.id, Demak ~ Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Demak mengusulkan agar sekolah swasta di daerah tersebut dapat digratiskan, dengan mengambil contoh dari kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Ketua PGSI Demak, Ahmad Rifai, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu. “Kami melihat bahwa kebijakan di Jakarta dapat menjadi model yang baik untuk diterapkan di Demak,” ujar Rifai.
Rifai menjelaskan bahwa di Jakarta, sekolah swasta yang memenuhi syarat mendapatkan subsidi dari pemerintah, sehingga dapat menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa. Menurutnya, kebijakan ini tidak hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah swasta. “Dengan adanya subsidi, sekolah dapat lebih fokus pada peningkatan kualitas pengajaran dan fasilitas,” tambahnya.
PGSI Demak berencana untuk mengajukan proposal kepada pemerintah daerah agar mempertimbangkan kebijakan serupa. Rifai berharap, dengan adanya dukungan dari pemerintah, sekolah swasta di Demak dapat memberikan pendidikan berkualitas tanpa membebani biaya kepada orang tua siswa. “Kami akan terus berupaya agar usulan ini dapat direalisasikan demi kemajuan pendidikan di Demak,” tegasnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah ini juga diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pendidikan sekolah negeri dan swasta. Rifai menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan pihak swasta dalam meningkatkan mutu pendidikan. “Kami percaya bahwa dengan kerjasama yang baik, pendidikan di Demak dapat lebih maju dan merata,” tutupnya.
















