Headline.co.id, Wakil Gubernur Banten ~ Andika Hazrumy, mengusulkan agar pencak silat dijadikan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di sekolah-sekolah di wilayah Banten. Usulan ini disampaikan dalam rangka melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap seni bela diri tradisional tersebut. Andika menilai bahwa pencak silat tidak hanya mengajarkan keterampilan bertarung, tetapi juga nilai-nilai moral dan disiplin yang penting bagi perkembangan karakter siswa.
Dalam sebuah acara yang digelar di Serang pada Kamis, 27 Agustus 2026, Andika menyatakan bahwa pencak silat memiliki potensi besar untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter. “Pencak silat bukan sekadar olahraga, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang harus kita jaga dan kembangkan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dengan menjadikan pencak silat sebagai ekstrakurikuler wajib, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap budaya lokal.
Lebih lanjut, Andika menjelaskan bahwa langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk mempromosikan pencak silat di kancah nasional dan internasional. Ia berharap, dengan adanya dukungan dari sekolah-sekolah, pencak silat dapat lebih dikenal dan diminati oleh masyarakat luas. “Kami ingin Banten dikenal sebagai salah satu pusat pengembangan pencak silat di Indonesia,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut dari usulan ini, Andika berencana untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Banten guna menyusun kurikulum yang sesuai. Selain itu, pelatihan bagi para guru olahraga juga akan disiapkan agar mereka dapat mengajarkan pencak silat dengan baik dan benar. “Kami optimis, dengan kerjasama yang baik pemerintah, sekolah, dan masyarakat, pencak silat dapat menjadi bagian integral dari pendidikan di Banten,” pungkas Andika.
















