Headline.co.id, Padang ~ Sebanyak 38 sistem peringatan dini bencana (EWS) di Kota Padang, Sumatera Barat, telah diuji coba untuk memastikan fungsionalitasnya dalam menghadapi potensi bencana. Uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap ancaman bencana alam. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026, dan melibatkan berbagai pihak terkait.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Budi Santoso, menjelaskan bahwa uji coba ini bertujuan untuk memastikan semua perangkat EWS berfungsi dengan baik. “Kami ingin memastikan bahwa semua sistem peringatan dini dapat memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat,” ujar Budi. Ia menambahkan bahwa uji coba ini juga menjadi evaluasi untuk mengetahui kelemahan yang perlu diperbaiki.
Dalam pelaksanaan uji coba, BPBD Kota Padang bekerja sama dengan instansi terkait seperti BMKG dan TNI/Polri. Proses ini melibatkan simulasi skenario bencana, di mana setiap EWS diuji kemampuannya dalam mendeteksi dan mengirimkan peringatan dini. Hasil dari uji coba ini menunjukkan bahwa sebagian besar EWS berfungsi dengan baik, meskipun ada beberapa perangkat yang memerlukan perbaikan teknis.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, BPBD Kota Padang berencana untuk melakukan pemeliharaan rutin dan peningkatan kapasitas sistem peringatan dini. “Kami akan terus memantau dan memperbarui perangkat yang ada agar selalu siap digunakan dalam situasi darurat,” kata Budi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dan mengurangi risiko dampak bencana di masa mendatang.

















