Headline.co.id, Jakarta ~ Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengambil langkah proaktif dalam menghadapi dampak kabut asap yang melanda wilayah tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiagakan oksigen di seluruh Puskesmas di Riau. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap meningkatnya kasus gangguan pernapasan akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan.
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa kesiapan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat, terutama bagi mereka yang rentan terhadap dampak asap. “Kami telah menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk memastikan ketersediaan oksigen dan obat-obatan yang diperlukan,” ujarnya. Selain itu, Dinkes Riau juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker saat berada di luar rumah.
Selain menyiagakan oksigen, Dinkes Riau juga memperkuat koordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kualitas udara secara berkala. Data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan digunakan sebagai acuan dalam menentukan langkah-langkah penanganan lebih lanjut. “Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi lainnya untuk memastikan informasi yang akurat dan terkini terkait kondisi udara,” tambah Zainal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan dapat meminimalisir dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh kabut asap. Dinkes Riau juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya asap dan cara pencegahannya. Dengan adanya kesiapan ini, diharapkan masyarakat Riau dapat lebih terlindungi dari risiko kesehatan yang ditimbulkan oleh kabut asap.
















