Headline.co.id, Bangunan ~ Gempa bumi dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu, 19 Agustus 2026. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut terjadi pada pukul 10.15 WITA. Pusat gempa berada di darat, sekitar 12 kilometer barat laut dari Mbay, dengan kedalaman 10 kilometer.
Meskipun gempa ini dirasakan oleh warga di sekitar lokasi, tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa. Kepala BMKG Nusa Tenggara Timur, Dr. Andi Setiawan, menyatakan bahwa gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak benar,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Nagekeo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memantau situasi di lapangan. Tim BPBD juga telah disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan. Hingga saat ini, aktivitas masyarakat di Mbay dan sekitarnya berjalan normal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur bukanlah hal yang baru, mengingat daerah ini merupakan bagian dari cincin api Pasifik yang aktif secara tektonik. Oleh karena itu, BMKG terus melakukan pemantauan dan memberikan informasi terkini kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.















