Headline.co.id, Gorontalo ~ Polda Gorontalo mengadakan acara doa bersama lintas agama untuk mendoakan korban gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026, sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral kepada masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh agama dan masyarakat setempat, yang bersatu dalam doa demi keselamatan dan pemulihan para korban.
Gempa bumi yang mengguncang wilayah NTT, khususnya di Mbay, Nagekeo, dan Ruteng, Manggarai, telah menimbulkan kerusakan dan kepanikan di kalangan warga. Beberapa gempa dengan magnitudo bervariasi, mulai dari 3,5 hingga 4,5, tercatat mengguncang daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini mendorong Polda Gorontalo untuk menginisiasi kegiatan doa bersama sebagai bentuk empati dan dukungan spiritual.
Kepala Polda Gorontalo menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan dalam menghadapi bencana. “Kami berharap melalui doa bersama ini, kita dapat memberikan kekuatan dan semangat kepada saudara-saudara kita di NTT yang sedang mengalami cobaan berat,” ujarnya. Selain itu, acara ini juga diharapkan dapat mempererat hubungan antarumat beragama di Gorontalo.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Doa lintas agama ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai agama, termasuk Islam, Kristen, Hindu, dan Buddha. Setiap perwakilan agama memimpin doa sesuai dengan keyakinan masing-masing, menciptakan suasana khidmat dan penuh harapan. Polda Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemulihan di NTT, baik melalui bantuan kemanusiaan maupun dukungan moral.















