Headline.co.id, Pada Rabu ~ 19 Agustus 2026, tenaga kesehatan dari Pusdokkes Polri dan Biddokkes Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) memberikan bantuan persalinan kepada seorang ibu korban gempa di tenda pengungsian. Kejadian ini berlangsung di Mbay, Nagekeo, NTT, setelah wilayah tersebut diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,6. Bantuan ini merupakan bagian dari upaya tanggap darurat yang dilakukan oleh Polri untuk membantu para korban bencana alam.
Gempa bumi yang melanda Nagekeo ini bukanlah satu-satunya yang terjadi di wilayah tersebut. Sebelumnya, gempa dengan magnitudo 4,4 juga mengguncang Mbay, Nagekeo. Selain itu, wilayah Ruteng, Manggarai, NTT, juga mengalami gempa dengan magnitudo 4,1 dan 4,5. Kondisi ini menyebabkan banyak warga harus mengungsi dan membutuhkan bantuan medis serta logistik.
Dalam situasi darurat ini, tenaga medis dari Pusdokkes Polri dan Biddokkes Polda NTT bergerak cepat untuk memberikan pertolongan kepada para korban. Mereka mendirikan posko kesehatan di tenda pengungsian dan menyediakan layanan medis, termasuk membantu proses persalinan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa para korban, terutama ibu hamil dan anak-anak, mendapatkan perawatan yang memadai di tengah keterbatasan fasilitas.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kepala Biddokkes Polda NTT menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan medis para pengungsi terpenuhi. “Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana ini,” ujarnya. Upaya ini diharapkan dapat meringankan beban para korban dan membantu mereka melalui masa-masa sulit pasca bencana.

















