Headline.co.id, Sleman ~ Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta telah memperkenalkan inovasi baru berupa model peer modeling yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia di Kabupaten Sleman. Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan sosial dan emosional kepada para lansia melalui interaksi dengan sesama mereka. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah kesepian dan meningkatkan kualitas hidup lansia di daerah tersebut.
Program peer modeling ini melibatkan para lansia sebagai model peran bagi sesamanya. Mereka dilatih untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang suportif dan inklusif. UNISA Yogyakarta bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan komunitas lokal, untuk memastikan keberhasilan program ini. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi aktif lansia dalam kegiatan sosial.
Menurut Dr. Rina Indiastuti, salah satu penggagas program, pendekatan peer modeling ini didasarkan pada prinsip bahwa lansia dapat saling mendukung dan belajar satu sama lain. “Dengan berbagi pengalaman hidup, para lansia dapat menemukan solusi bersama untuk masalah yang mereka hadapi,” ujar Dr. Rina. Program ini juga dirancang untuk meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian para lansia, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih bermakna.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, UNISA Yogyakarta berencana untuk memperluas jangkauan program ini ke daerah lain di Indonesia. Evaluasi dan pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan efektivitas program. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan model peer modeling ini dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan kesejahteraan lansia di seluruh Indonesia.















