Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya penguatan Satu Data Indonesia sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor pemerintahan. Hal ini disampaikan dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Jakarta.
Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Safrizal ZA, menjelaskan bahwa Satu Data Indonesia bertujuan untuk menyatukan data dari berbagai instansi pemerintah agar lebih terintegrasi dan dapat diakses dengan mudah. “Dengan adanya Satu Data, kita dapat memastikan bahwa data yang digunakan dalam pengambilan kebijakan adalah data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Safrizal.
Penguatan Satu Data ini juga diharapkan dapat mendukung program-program prioritas pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Safrizal menambahkan bahwa data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah dalam memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program-program tersebut. “Kita perlu memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil berdasarkan data yang akurat dan relevan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kemendagri berencana untuk terus melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada pemerintah daerah agar dapat mengimplementasikan Satu Data dengan baik. Selain itu, kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan masyarakat, juga akan ditingkatkan untuk mendukung keberhasilan program ini. “Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik,” tutup Safrizal.
















