Headline.co.id, Padang ~ Kota Padang di Sumatera Barat tengah didorong untuk menjadi bagian dari Jaringan Kota Kreatif UNESCO dalam kategori gastronomi. Langkah ini diambil untuk mengangkat kekayaan kuliner Padang yang sudah dikenal luas, baik di dalam negeri maupun internasional. Pemerintah Kota Padang bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan segala persyaratan yang diperlukan agar dapat memenuhi kriteria UNESCO.
Wali Kota Padang, Hendri Septa, menyatakan bahwa upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan daya tarik wisata dan ekonomi lokal. “Kami ingin memperkenalkan lebih jauh keunikan kuliner Padang kepada dunia,” ujarnya. Menurut Hendri, kuliner Padang memiliki potensi besar untuk diakui secara global karena keanekaragaman dan cita rasanya yang khas.
Proses pengajuan ini melibatkan berbagai tahapan, termasuk pengumpulan data dan dokumentasi yang menunjukkan kekayaan kuliner Padang. Selain itu, pemerintah juga berencana untuk mengadakan berbagai kegiatan promosi dan festival kuliner guna mendukung pencalonan ini. Diharapkan, dengan masuknya Padang ke dalam Jaringan Kota Kreatif UNESCO, akan ada peningkatan kunjungan wisatawan yang signifikan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Rencana ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pelaku usaha kuliner dan masyarakat setempat. Mereka optimis bahwa pengakuan dari UNESCO akan membawa dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata di Padang. “Kami siap mendukung dan berkontribusi dalam proses ini,” kata salah satu pengusaha restoran di Padang. Dengan semangat kolaborasi ini, Padang berharap dapat segera meraih status sebagai Kota Gastronomi UNESCO.


















