Headline.co.id, Bandung ~ Persib Bandung harus puas menempati posisi runner-up dalam ajang Piala Presiden 2026 setelah kalah dalam adu penalti dengan skor 6-7 melawan Persebaya Surabaya. Pertandingan final yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis, 6 Agustus 2026, berakhir imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu. Gol dari Ramadhan Sananta pada menit ke-20 membawa Persebaya unggul lebih dulu, namun Persib berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Patricio Matricardi empat menit kemudian.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menurunkan susunan pemain yang sama seperti saat menghadapi Persija Jakarta. Teja Paku Alam mengawal gawang, didukung oleh Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Ali Tanamal di lini belakang. Di lini tengah, Luciano Guaycochea dan Gakuto Notsuda berperan penting, sementara Adam Alis, Luka Menalo, Uilliam Barros, dan Balsa Sekulic mengisi lini serang. Meskipun Persib mampu mengendalikan permainan sejak awal, kedua tim bermain hati-hati hingga lima menit pertama berlalu.
Pada babak kedua, Tolic melakukan beberapa pergantian pemain untuk meningkatkan performa tim. Al Hamra Hehanussa menggantikan Ikhwan, sementara Dedi Kusnandar masuk menggantikan Lucho yang mengalami cedera. Meski demikian, Persib belum berhasil menambah gol. Peluang dari Adam Alis dan Mariano Peralta belum membuahkan hasil. Hingga akhir waktu normal, skor tetap imbang 1-1.
Memasuki babak perpanjangan waktu, Persebaya langsung memberikan tekanan melalui sundulan Miguel Pereira. Persib kemudian harus bermain dengan 10 orang setelah Mariano Peralta menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap Rivera. Meski dalam kondisi tertekan, Persib berusaha mempertahankan skor hingga akhir perpanjangan waktu. Fitrah Maulana dimasukkan menggantikan Teja Paku Alam untuk persiapan adu penalti.
Dalam adu penalti, Persib gagal mencetak gol melalui Uilliam Barros dan Al Hamra Hehanussa. Sementara itu, lima penendang lainnya, termasuk Matricardi dan Ramon Tanque, berhasil menjalankan tugasnya. Di sisi lain, enam penendang Persebaya sukses mencetak gol, kecuali Yuran Fernandez. Dengan hasil ini, Persib harus mengakui keunggulan Persebaya dan merelakan gelar juara Piala Presiden 2026.



















