Headline.co.id, Tembilahan ~ sebuah kota di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, menghadapi situasi unik yang memaksa sekolah-sekolah untuk beralih ke pembelajaran daring. Serangan monyet liar yang terjadi di sekitar lingkungan sekolah telah menimbulkan kekhawatiran bagi keselamatan siswa dan staf pengajar. Keputusan ini diambil setelah beberapa insiden di mana monyet-monyet tersebut memasuki area sekolah dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, Drs. H. Syamsuddin, menyatakan bahwa langkah ini diambil demi keamanan dan kenyamanan semua pihak yang terlibat. “Kami tidak ingin mengambil risiko dengan membiarkan siswa berada di lingkungan yang tidak aman,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang terhadap masalah ini.
Sementara itu, pihak sekolah telah menyiapkan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung pembelajaran daring. Para guru telah diberikan pelatihan tambahan untuk memastikan transisi ini berjalan lancar. “Kami berusaha semaksimal mungkin agar kualitas pendidikan tidak terganggu meskipun harus dilakukan secara daring,” kata salah satu guru di sekolah tersebut.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga berencana untuk bekerja sama dengan pihak konservasi satwa liar guna menangani populasi monyet yang semakin meningkat di daerah tersebut. Langkah-langkah seperti penangkapan dan relokasi monyet ke habitat yang lebih aman sedang dipertimbangkan. Dengan demikian, diharapkan situasi ini dapat segera teratasi dan kegiatan belajar mengajar dapat kembali normal.


















