Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa Provinsi Riau kini menjadi penyumbang ekonomi terbesar kedua di luar Pulau Jawa. Informasi ini disampaikan dalam laporan terbaru yang dirilis oleh BPS, menyoroti peran signifikan Riau dalam perekonomian nasional. Provinsi ini berhasil mencatatkan kontribusi yang besar berkat sektor-sektor unggulannya.
Menurut data BPS, Riau menyumbang sekitar 5,22 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional di luar Jawa. Posisi ini menempatkan Riau di bawah Kalimantan Timur yang berada di peringkat pertama. Sektor minyak dan gas bumi (migas) serta perkebunan, terutama kelapa sawit, menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut.
Kepala BPS Riau, Misfaruddin, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Riau didukung oleh peningkatan produksi dan harga komoditas unggulan. “Kenaikan harga minyak dunia dan permintaan yang tinggi terhadap kelapa sawit turut mendorong pertumbuhan ekonomi Riau,” ujar Misfaruddin. Ia juga menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan daya saing dan diversifikasi ekonomi untuk mempertahankan posisi ini.
Ke depan, Riau berencana untuk memperkuat sektor-sektor lain seperti pariwisata dan industri kreatif guna menambah kontribusi terhadap perekonomian nasional. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat setempat dan meningkatkan kesejahteraan di wilayah tersebut. Dengan strategi yang tepat, Riau optimis dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan posisinya sebagai salah satu kontributor ekonomi terbesar di Indonesia.


















