Headline.co.id, Sleman ~ PSS Sleman tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan baru di musim 2026/27 setelah berhasil kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dengan persaingan yang semakin ketat, tim berjuluk Super Elang Jawa ini harus menyusun strategi matang untuk menjalani kompetisi yang lebih padat dibandingkan musim sebelumnya.
Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, mengungkapkan bahwa timnya akan menghadapi lebih banyak pertandingan musim ini. Selain 34 pertandingan di Super League, PSS juga akan berpartisipasi dalam League Cup yang diikuti oleh 38 klub, terdiri dari 18 klub Super League dan 20 klub Championship. “Kami harus memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk menghadapi jadwal yang padat,” ujar Huistra.
Untuk mengantisipasi padatnya jadwal, Huistra menekankan pentingnya rotasi pemain sebagai strategi utama. Penambahan jumlah pemain dalam skuad tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran pemain, tetapi juga untuk mengembangkan taktik tim selama kompetisi berlangsung. “Rotasi pemain sangat mutlak melihat jumlah pertandingan yang akan kami mainkan,” tambahnya.
Situasi ini juga membuka peluang bagi pemain muda PSS untuk merasakan atmosfer pertandingan di level senior. Rotasi pemain tidak hanya membantu menjaga kondisi pemain utama, tetapi juga memberikan kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan dan membangun kepercayaan diri. Bagi pemain muda, tampil di League Cup bisa menjadi pengalaman berharga untuk menunjukkan kemampuan mereka kepada tim pelatih dan membuktikan kesiapan bersaing di skuad utama.



















