Dilanda Hujan Lebat, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan di Tebing Tinggi Terendam Banjir

  • Whatsapp
Banjir Tebing Tinggi
Banjir Tebing Tinggi

Headline.co.id (Tebing Tinggi) ~ Hujan lebat yang mengguyur Tebing Tinggi selama kurang lebih enam jam, mengakibatkan ratusan rumah di tiga wilayah kecamatan di Kota Tebing Tinggi masing-masing Kecamatan Rambutan, Tebing Tinggi Kota dan Bajenis, terendam banjir setinggi kurang lebih 50 centimeter, Jumat (4/9/2020).

Menurut salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir di Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Yusuf (48) menyebutkan genangan banjir mulai memasuki halaman rumah warga di Kecamatan Tebing Tinggi Kota sekitar pukul 05.30 WIB.

“Datangnya air banjir cukup deras, saya sendiri sempat gugup menghadapinya karena masih banyak barang-barang berharga seperti televisi, kulkas dan mesin cuci yang belum dievakuasi dari dalam rumah,” kata Yusuf.

Ketika ditanya wartawan apakah pihak kecamatan dan Dinas BPBD sudah ada turun meninjau lokasi banjir, Yusuf mengaku belum ada, bahkan katanya, apabila cuma banjir seperti ini saja, tidak ada satupun petugas dari pemerintah yang turun meninjau lokasi banjir. “Mungkin menurut mereka banjir seperti ini hal yang biasa,” jelas Yusuf.

Sementara itu Kepala Dinas (Kadis) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebing Tinggi, Wahid Sitorus, saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler membenarkan bahwasanya ada ratusan rumah di tiga kecamatan yang terendam banjir akibat guyuran hujan lebat, namun sampai saat ini, Wahyu mengaku masih satu kecamatan yang melapor kepada Dinas BPBD, yakni Kecamatan Tebing Tinggi Kota.

“Saya menghimbau kepada dua kecamatan lagi agar segera memberikan data warga yang terdampak banjir agar kita dapat segera menurunkan bantuan logistik seperti, beras, gula, Indomie dan lain-lain,” kata Wahid Sitorus.

Ditambahkannya, hingga saat ini, informasi yang berhasil diterima dari lapangan, kondisi genangan banjir yang terjadi hingga ketinggian mencapai 50 cm, sedangkan dibeberapa wilayah air sudah mulai surut

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *