Headline.co.id, Sumenep ~ TNI Angkatan Darat (TNI AD) melalui program Karya Bakti Skala Besar (KBSB) telah memulai pembangunan sumur bor di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih, terutama selama musim kemarau yang sering kali menyebabkan kekeringan di wilayah tersebut. Pembangunan ini diresmikan pada awal Agustus 2026 dan diharapkan dapat selesai dalam waktu dekat.
Pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat di daerah yang rawan kekeringan. Letkol Inf Nurhadi, Komandan Kodim 0827/Sumenep, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk menyediakan sumber air bersih yang berkelanjutan bagi warga setempat. “Kami berharap sumur bor ini dapat membantu mengatasi masalah kekurangan air yang sering dialami masyarakat Sumenep,” ujarnya.
Proyek ini melibatkan kerja sama TNI AD dan pemerintah daerah setempat. Pemerintah Kabupaten Sumenep menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan proyek hingga selesai. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyatakan bahwa keberadaan sumur bor ini sangat penting bagi masyarakat, terutama di desa-desa yang selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. “Kami sangat mengapresiasi langkah TNI AD yang telah membantu kami dalam mengatasi permasalahan air bersih ini,” kata Achmad Fauzi.
Pembangunan sumur bor ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumenep. Dengan adanya akses air bersih yang lebih baik, diharapkan kesehatan masyarakat akan meningkat dan risiko penyakit yang disebabkan oleh air yang tidak bersih dapat diminimalisir. Selain itu, akses air bersih juga dapat mendukung kegiatan pertanian dan peternakan yang menjadi mata pencaharian utama warga setempat. “Air bersih adalah kebutuhan dasar yang sangat penting, dan kami berharap ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah Achmad Fauzi.
Proses pembangunan sumur bor ini melibatkan berbagai tahapan, mulai dari survei lokasi, pengeboran, hingga instalasi pompa dan jaringan distribusi air. TNI AD memastikan bahwa semua tahapan dilakukan dengan standar yang tinggi untuk menjamin kualitas dan keberlanjutan sumber air yang dihasilkan. “Kami berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan,” tambah Letkol Inf Nurhadi.
Selain pembangunan sumur bor, TNI AD juga berencana untuk melaksanakan program edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya konservasi air dan cara-cara menjaga kebersihan sumber air. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sumber daya air untuk keberlanjutan di masa depan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya mendapatkan air bersih, tetapi juga memahami pentingnya menjaga dan melestarikan sumber daya air,” jelas Letkol Inf Nurhadi.
Dengan adanya proyek ini, diharapkan masyarakat Sumenep dapat merasakan manfaat nyata dari upaya TNI AD dalam mendukung kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Proyek ini juga menjadi contoh sinergi yang baik TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi permasalahan lingkungan yang mendesak. “Kami berharap ini menjadi langkah awal dari banyak inisiatif serupa di masa depan,” tutup Letkol Inf Nurhadi.














