Headline.co.id, Melonguane ~ Sulawesi Utara, kembali diguncang gempa bumi dengan magnitudo 3,0 pada Minggu, 2 Agustus 2026. Gempa ini terjadi pada pukul 18:44 waktu setempat, menambah daftar panjang aktivitas seismik di wilayah tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa pusat gempa berada di darat, tepatnya di koordinat 4,2 Lintang Utara dan 126,6 Bujur Timur.
Menurut BMKG, gempa ini terjadi pada kedalaman 10 kilometer. Meskipun magnitudonya relatif kecil, getaran gempa dirasakan oleh warga di sekitar Melonguane. Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.
Pihak berwenang setempat telah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. “Kami meminta warga untuk tidak panik dan selalu mengikuti arahan dari petugas terkait,” ujar seorang pejabat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara.
Gempa bumi di Melonguane ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik yang terjadi di Indonesia pada hari yang sama. Sebelumnya, gempa dengan magnitudo lebih besar juga mengguncang beberapa wilayah lain di Indonesia, seperti Seram Bagian Timur, Maluku, dan Supiori, Papua.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan akan memberikan informasi terbaru jika terjadi perubahan situasi. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi resmi dari BMKG dan tidak mudah percaya pada berita yang belum terverifikasi.
Dengan seringnya terjadi gempa di wilayah ini, masyarakat diharapkan untuk selalu siap siaga dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil saat terjadi gempa. Edukasi mengenai mitigasi bencana menjadi penting untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi.





















