Headline.co.id, Lumajang ~ Sebanyak 307 warga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, memanfaatkan layanan kesehatan dasar yang disediakan oleh Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Manggis. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Posyandu Manggis pada Selasa (21/7/2026). Partisipasi tinggi ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala untuk menjaga kualitas hidup.
Acara tersebut dihadiri oleh Pembina Posyandu Desa Tukum, Hanik Susanto, Ketua Posyandu ILP Manggis Desa Tukum, Lilik Kristianti, serta kader Posyandu dan masyarakat dari berbagai kelompok usia. Kehadiran pembina Posyandu menunjukkan dukungan terhadap penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat melalui Posyandu ILP.
Pelayanan Posyandu ILP Manggis mencakup seluruh kelompok sasaran, yaitu 83 balita, 25 remaja, 107 warga usia dewasa, 46 lanjut usia, serta 46 ibu hamil dan menyusui. Cakupan ini menunjukkan komitmen Posyandu dalam menyediakan layanan kesehatan dasar yang mudah diakses oleh masyarakat di setiap tahapan kehidupan.
Ketua Posyandu ILP Manggis Desa Tukum, Lilik Kristianti, menyatakan bahwa Posyandu menjadi sarana yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan memantau kondisi kesehatannya secara berkala. “Posyandu memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus memantau kondisi kesehatannya secara berkala,” ujarnya.
Data kehadiran menunjukkan bahwa kelompok usia dewasa menjadi peserta terbanyak dengan 107 orang, diikuti oleh 83 balita, 46 ibu hamil dan menyusui, 46 lanjut usia, serta 25 remaja. Tingginya partisipasi ini menunjukkan bahwa layanan kesehatan preventif semakin dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Selain pemeriksaan kesehatan, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, aktivitas fisik, serta pemantauan kesehatan secara berkala. Edukasi ini merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa menjaga kesehatan lebih efektif dilakukan melalui pencegahan dibandingkan pengobatan.
Keberadaan Posyandu ILP semakin memperkuat akses layanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat. Dengan dukungan kader Posyandu serta pembinaan yang berkelanjutan, warga dapat memperoleh pelayanan kesehatan dasar sekaligus informasi yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan sejak dini.
Pemerintah berharap pelaksanaan Posyandu ILP yang berkelanjutan mampu memperkuat sinergi pembina Posyandu, kader, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting dalam membangun budaya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai investasi jangka panjang menuju masyarakat Desa Tukum yang sehat, mandiri, dan berkualitas.













