Headline.co.id, Bangunan ~ Polda Sulawesi Tengah melalui Satuan Brimobnya melaksanakan program pemulihan trauma bagi anak-anak yang terdampak gempa bumi di Kabupaten Buol. Kegiatan ini dipimpin oleh Komandan Kompi (Danki) 4 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, AKP Suharyono, yang menekankan pentingnya pemulihan psikologis anak-anak sebagai bagian dari penanganan pascabencana. “Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan mengalami trauma setelah bencana. Melalui kegiatan trauma healing ini kami berharap mereka dapat kembali ceria, berani beraktivitas, dan perlahan melupakan rasa takut akibat gempa yang terjadi,” ujar Suharyono.
Kegiatan trauma healing ini dilakukan dengan pendekatan humanis, di mana kehadiran personel Brimob di lokasi bencana tidak hanya untuk membantu secara fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral dan semangat kepada masyarakat. Suharyono berharap kegiatan ini, yang dilaksanakan secara berkelanjutan, dapat membantu mengurangi dampak psikologis yang dialami para penyintas, khususnya anak-anak, sehingga mereka mampu kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan penuh harapan.
Ia menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur, tetapi juga pada pemulihan psikososial masyarakat, khususnya anak-anak. Selain melaksanakan pemulihan trauma, personel SAR Kompi 4 Batalyon A Pelopor juga terus terlibat dalam proses evakuasi dan pembersihan material bangunan yang terdampak gempa.


















