Headline.co.id, Surabaya ~ Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya berupaya meningkatkan kualitas pendidikan vokasi maritim dengan memperkenalkan operasional pelabuhan modern kepada para tarunanya. Sebanyak 106 Taruna Program Studi D-IV Transportasi Laut Tingkat I mengikuti kunjungan industri ke PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) yang berlokasi di kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE), Gresik.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pengalaman belajar langsung di lingkungan industri, sehingga para taruna tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai proses bisnis dan operasional sektor kepelabuhanan serta logistik nasional. Direktur Poltekpel Surabaya, Moejiono, menekankan pentingnya pengenalan dunia industri sejak dini sebagai bagian dari pembentukan kompetensi lulusan yang profesional dan siap memasuki dunia kerja.
Dalam kunjungan tersebut, para taruna diperkenalkan dengan berbagai aktivitas operasional pelabuhan modern, mulai dari pelayanan kapal, proses bongkar muat, hingga sistem integrasi logistik yang menjadi bagian penting dalam mendukung rantai pasok nasional. Mereka juga mendapatkan penjelasan mengenai penerapan teknologi dan sistem manajemen pelabuhan yang semakin modern untuk meningkatkan efisiensi pelayanan logistik.
Perwakilan PT Berlian Manyar Sejahtera, Andietya Eka Nurwignya, menyambut baik kolaborasi dengan Poltekpel Surabaya. Ia menyatakan bahwa sinergi dunia pendidikan dan industri merupakan kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia maritim yang kompeten. “Rombongan Taruna Poltekpel Surabaya menjadi peserta terbesar yang pernah diterima perusahaan dalam kegiatan edukasi industri,” katanya.
Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah alumni Poltekpel Surabaya yang kini berkarier di PT Berlian Manyar Sejahtera. Mereka berbagi pengalaman mengenai perjalanan karier di industri pelayaran sekaligus memberikan motivasi kepada para taruna mengenai pentingnya kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, karakter profesional, dan penguasaan soft skills.
Program kunjungan industri ini merupakan implementasi pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang terus dikembangkan Poltekpel Surabaya sebagai bagian dari komitmen Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan dalam menghasilkan lulusan transportasi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, meningkatkan daya saing nasional, serta mendukung transformasi sektor maritim melalui penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia industri.




















