Headline.co.id, Menteri Kesehatan Ri ~ Budi Gunadi Sadikin, baru-baru ini mengungkapkan kekhawatirannya mengenai tingginya kadar natrium dalam kecap melalui akun Instagram-nya. Dalam satu sendok makan kecap, terkandung sekitar 350–500 miligram natrium, yang berarti konsumsi empat sendok makan sudah melebihi batas harian aman yang direkomendasikan oleh WHO, yaitu 2.000 mg. Oleh karena itu, Budi mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi kecap, terutama pada makanan manis seperti gudeg dan bacem yang dapat meningkatkan tekanan darah.
Ahli Gizi dari FKKMK UGM, Dr. Toto Sudargo, M. Kes, mendukung edukasi yang disampaikan oleh Menkes terkait tingginya kadar natrium pada kecap. Menurutnya, proses pembuatan kecap yang melibatkan pemasakan dan fermentasi menyebabkan tingginya kadar natrium. “Kecap dibuat melalui proses bertahap dari bahan mentah hingga menjadi bahan tambahan makanan, yang memerlukan penggaraman,” jelas Toto.
Pentingnya Konsumsi Seimbang
Toto menekankan bahwa konsumsi kecap dalam jumlah wajar tidak berbahaya jika diimbangi dengan asupan sayuran. Misalnya, soto yang dilengkapi dengan tomat, kol, dan daun seledri dapat menyeimbangkan komposisi zat gizi. “Sayuran dan buah-buahan dapat mengurangi kadar natrium dalam makanan,” tambahnya.
Kebutuhan Natrium dalam Tubuh
Meskipun natrium diperlukan untuk menjaga keseimbangan elektrolit tubuh, konsumsi berlebihan dapat memicu tekanan darah tinggi. Toto menyarankan agar masyarakat mengonsumsi kecap dalam batas wajar, yaitu satu sendok makan per hari. “Kecap sebagai tambahan tidak perlu dikonsumsi setiap hari,” ujarnya.
Bijak dalam Mengonsumsi Kecap
Toto menegaskan bahwa konsumsi makanan tinggi natrium tidak langsung menyebabkan penyakit, tetapi dapat berdampak dalam jangka panjang. “Kebiasaan makan makanan tinggi natrium dapat memicu tekanan darah tinggi,” imbuhnya. Ia menyarankan agar penikmat kuliner tetap bijak dalam mengonsumsi kecap. “Kecap tidak berbahaya jika dikonsumsi dengan bijak dan seimbang,” pungkasnya.
Dengan informasi ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya mengatur konsumsi kecap dan menjaga keseimbangan gizi dalam makanan sehari-hari.






















